UEA Salurkan Rp1,59 Miliar untuk Bantuan Buka Puasa Jemaah di Masjid Istiqlal

Uni Emirat Arab melalui Bulan Sabit Merah dan Kedubesnya menyalurkan Rp1,59 miliar untuk 29.900 paket Bantuan Buka Puasa Masjid Istiqlal, wujud kepedulian di bulan Ramadan.

Redaksi Merdeka
Oleh Redaksi Merdeka - Reporter
UEA Salurkan Rp1,59 Miliar untuk Bantuan Buka Puasa Jemaah di Masjid Istiqlal
Uni Emirat Arab melalui Bulan Sabit Merah dan Kedubesnya menyalurkan Rp1,59 miliar untuk 29.900 paket Bantuan Buka Puasa Masjid Istiqlal, wujud kepedulian di bulan Ramadan. (AntaraNews)

Pemerintah Uni Emirat Arab (UEA) menunjukkan komitmen kemanusiaan yang kuat dengan menyalurkan bantuan senilai Rp1,59 miliar kepada Badan Pengelola Masjid Istiqlal (BPMI) di Jakarta. Bantuan ini ditujukan untuk menyediakan 29.900 paket berbuka puasa bagi jemaah selama bulan Ramadan. Penyaluran bantuan dilakukan melalui organisasi kemanusiaan Bulan Sabit Merah UEA dan Kedutaan Besar UEA di Jakarta, menegaskan ikatan persaudaraan yang erat.

Paket berbuka puasa tersebut didistribusikan mulai Jumat (6/3) hingga Selasa (10/3) di Masjid Istiqlal, Jakarta. Penyerahan bantuan secara simbolis telah dilaksanakan pada Sabtu (7/3), menandai dimulainya program kebaikan ini. Inisiatif ini menjadi bukti nyata kepedulian UEA terhadap masyarakat Indonesia, khususnya dalam momen spesial bulan suci Ramadan.

Matar Ali Al Mansouri, Kepala Bagian ASEAN Kedubes UEA, mewakili Duta Besar UEA untuk Indonesia Abdulla Salem Aldhaheri, menyampaikan bahwa bantuan ini mencerminkan nilai-nilai luhur persaudaraan Islam yang kuat. Program ini juga memperkuat solidaritas sosial serta semangat kerja sama dalam kebaikan dan ketakwaan.

Bantuan senilai Rp1,59 miliar dari UEA ini secara spesifik dialokasikan untuk menyediakan 29.900 paket berbuka puasa bagi jemaah Masjid Istiqlal. Distribusi paket makanan ini berlangsung selama lima hari, memberikan manfaat langsung kepada ribuan individu yang menjalankan ibadah puasa. Program ini merupakan bagian integral dari komitmen kemanusiaan Pemerintah UEA yang berkelanjutan, sekaligus menegaskan kepedulian mendalam terhadap kesejahteraan masyarakat Indonesia.

Matar Ali Al Mansouri menekankan bahwa inisiatif ini tidak hanya sekadar pemberian bantuan, melainkan juga cerminan dari nilai-nilai persaudaraan Islam yang kuat. Solidaritas sosial yang diperkuat selama bulan suci Ramadan menjadi landasan utama dari program ini. Di dalamnya terkandung semangat kebersamaan dan kepedulian kepada sesama, yang sangat relevan dengan ajaran agama.

Kerja sama di bidang kemanusiaan antara UEA dan Indonesia didasarkan pada nilai-nilai bersama yang saling melengkapi. Warisan kemanusiaan Uni Emirat Arab berpadu harmonis dengan semangat gotong royong yang menjadi ciri khas masyarakat Indonesia. Kolaborasi ini menghasilkan penguatan dalam berbagai kegiatan sosial, menciptakan dampak positif yang lebih luas.

Uni Emirat Arab dikenal secara global sebagai salah satu negara donor terbesar dalam bantuan luar negeri, terutama jika dibandingkan dengan pendapatan nasionalnya. Sejak didirikan pada tahun 1971 hingga pertengahan 2024, total bantuan luar negeri yang telah disalurkan oleh UEA mencapai sekitar 360 miliar dirham, atau setara dengan 98 miliar dolar AS. Angka ini menunjukkan skala komitmen UEA dalam mendukung upaya kemanusiaan di seluruh dunia.

Hubungan diplomatik antara Indonesia dan UEA terus menunjukkan perkembangan signifikan, termasuk melalui berbagai kerja sama di bidang kemanusiaan dan sosial. Contoh nyata dari kolaborasi ini meliputi pembangunan Masjid Sheikh Zayed di Surakarta, yang menjadi simbol persahabatan kedua negara. Selain itu, UEA juga turut mengirimkan 30 ton kurma ke Indonesia pada tahun ini, mempererat ikatan budaya dan keagamaan.

Matar Ali menegaskan bahwa UEA merasa terhormat dapat terus berdiri bersama rakyat Indonesia yang bersahabat. Pihaknya akan selalu mendukung berbagai upaya kemanusiaan, sebagaimana yang telah dilakukan selama berbagai krisis kesehatan dan bencana alam dalam beberapa tahun terakhir. Komitmen ini menunjukkan dedikasi jangka panjang UEA dalam membantu Indonesia menghadapi berbagai tantangan.

Ketua Amaliah Ramadan Masjid Istiqlal, sekaligus Kepala Bidang Penyelenggara Peribadatan BPMI, Bukhori Sail Attahiri, menyampaikan rasa terima kasih yang mendalam kepada Pemerintah UEA. Apresiasi ini ditujukan atas dukungan dan bantuan yang telah diberikan bagi jemaah di Masjid Istiqlal melalui Kedubes UEA di Jakarta. Bantuan ini sangat berarti dalam membantu kelancaran ibadah puasa para jemaah.

Bukhori berharap agar negara Uni Emirat Arab semakin maju, kuat, dan sejahtera di masa mendatang. Harapan serupa juga disampaikan untuk Indonesia, agar kedua negara dapat terus berkembang bersama. Beliau juga mendoakan agar ibadah puasa semua pihak yang terlibat diterima oleh Allah SWT, memperkuat nilai-nilai spiritual dalam kolaborasi ini.

Sumber: AntaraNews

Rekomendasi