Tukang becak di Depok ingin bisa narik di Jakarta
Merdeka.com - Kebijakan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan untuk melegalkan becak dari luar ibu kota masih dalam kajian.
Tukang becak di Kota Depok, Sukinto, berharap dia bisa mengadu nasib ke Jakarta jika becak boleh kembali beroperasi di ibu kota. Sukinto biasa mangkal di perempatan Komplek Mega Cinere, Depok, Jawa Barat.
"Ya kalau bener (dilegalkan) bagus, jadi saya nggak di sini (Depok) aja, bisa ke Pondok Labu sana," ujarnya saat ditemui tim merdeka.com, Minggu (28/1).
Sukinto yang merupakan warga Pemalang, Jawa Tengah, ini mengaku sudah cukup lama menarik becak.
"Sudah lama dari dari 1988 sudah narik becak. Kalau di Depok nggak dilarang, nah kalau di Jakarta nggak dilarang pengen ke sana deh, muter-muter," ujarnya.
Selain menarik becak, Sukinto juga menjadi tukang parkir. Hal itu dia lakukan untuk memenuhi kebutuhan hidup.

"Kalau penghasilan ada online gini jarang atau kurang jauh, sehari 50 ribu, nggak tentu. Kalau nggak narik (becak) sambilan saya kadang-kadang buat sumur bor. Seminggu paling dua sampe tiga kali narik becak," jelasnya.
Sementara itu mengenai pelatihan yang akan diberikan Wakil Gubernur DKI Jakarta Sandiaga Uno, dia merasa hal itu tak perlu. Sebab, untuk menarik becak dia menilai sudah mempunyai keahlian.
"Nggak perlu ya, soalnya saya minum obat sama olesin minyak di kaki agar nggak pegel sama capek. Tukang becak tuh pasti tahu caranya gowes kalau tanjakan gimana dan turunan gimana," pungkasnya. (mdk/pan)
Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya