Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Tudingan konyol pengacara Jessica dalam kasus pembunuhan Mirna

Tudingan konyol pengacara Jessica dalam kasus pembunuhan Mirna Sidang Jessica. ©2016 merdeka.com/muhammad luthfi rahman

Merdeka.com - Sidang perkara kopi bersianida yang menewaskan Wayan Mirna Salihin dengan terdakwa Jessica Kumala Wongso hingga saat ini masih bergulir di Pengadilan Negeri Jakarta Pusat. Beberapa saksi sudah dihadirkan baik dari pihak Kafe Olivier, ahli toksikologi, ahli forensik Rumah Sakit Polri Kramat Jati, ahli IT, dan penyidik Polsek Tanah Abang.

Kuasa hukum Jessica, Otto Hasibuan, berupaya keras menegaskan Jessica bukanlah orang yang telah menaruh racun ke dalam kopi Mirna. Beragam macam tudingan pun dituduhkan Otto terhadap jaksa penuntut umum dan saksi-saksi yang dihadirkan selama proses sidang, salah satunya menuding kematian Mirna bukan karena kopi sianida melainkan karena apel.

Tudingan ini dilontarkan Otto mengerucut kepada BAP (Berita Acara Pemeriksaan) milik suami Mirna, Arief Soemarko. Pada BAP milik Arief, tertulis sebelum berangkat ke kafe Olivier untuk bertemu dengan Jessica dan Hani, Mirna sempat makan buah apel pada pagi hari.

Menurut Otto bisa saja kandungan sianida yang terdapat di tubuh Mirna muncul secara alamiah. Dia pun meminta penegasan melalui ketua majelis hakim Kisworo kepada ahli forensik Rumah Sakit (RS) Polri, Kramat Jati, Slamet Purnomo, yang menjadi saksi ahli pada persidangan, Rabu (3/8).

"Apakah ada sianida alami?," tanya Kisworo kepada Slamet.

Slamet menjawab ada kandungan sianida secara alami, namun dia menggarisbawahi kadar sianida secara alami tidak sebanyak kandungan sianida yang terdapat pada tubuh Mirna.

"Iya ada. Di rokok itu ada sianida, tapi jumlahnya sedikit dan kalau masuk ke tubuh ada di dalam darah bukan lambung, singkong dan buah apel juga, tapi dosisnya sedikit, yang saya tahu enggak sampai 2 1/2 miligram per berat badan," ujar Slamet. (mdk/hhw)

Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP