Trivia: Mario Aji Finis ke-24 di Moto2 San Marino, Fadillah Arbi Gagal Tuntaskan Balapan Perdana
Pembalap Indonesia Mario Aji finis ke-24 di Moto2 San Marino GP setelah pulih dari cedera, sementara Fadillah Arbi gagal menuntaskan balapan Moto3 untuk pertama kalinya.
Pembalap muda Indonesia, Mario Suryo Aji, berhasil menuntaskan balapan Moto2 GP San Marino 2025 meskipun finis di posisi ke-24. Balapan yang digelar di Sirkuit Dunia Misano Marco Simoncelli, Italia, pada Minggu ini menjadi penampilan kedua Mario pasca-cedera panjang.
Sementara itu, rekan senegaranya, Fadillah Arbi Aditama, mengalami nasib berbeda di kelas Moto3. Arbi tidak dapat menyelesaikan balapan dan harus masuk pit di tiga lap pertama, menandai kegagalan finis perdananya di musim ini.
Kedua talenta balap Indonesia ini menunjukkan semangat juang yang tinggi di lintasan internasional. Mereka akan kembali beraksi dalam seri selanjutnya di GP Jepang, melanjutkan perjuangan mengharumkan nama bangsa.
Performa Mario Aji di Moto2 San Marino
Mario Suryo Aji, yang memperkuat tim Idemitsu Honda Team Asia, memulai balapan Moto2 San Marino dari posisi ke-23. Pembalap asal Indonesia ini menunjukkan determinasi dengan sempat merebut posisi ke-22 di awal balapan. Namun, ia tidak dapat mempertahankan posisinya, sehingga melorot dua peringkat dan finis di urutan ke-24.
Pencapaian Mario Aji di GP San Marino ini sedikit di bawah posisinya saat menyelesaikan GP Catalunya pekan sebelumnya, yaitu di peringkat ke-23. Meskipun demikian, keberhasilan Mario menuntaskan balapan menjadi indikasi positif. Ini memperlihatkan kondisi fisiknya yang kembali fit setelah pulih dari cedera serius.
Mario Aji sebelumnya mengalami cedera dislokasi bahu pada sesi kualifikasi GP Spanyol di Sirkuit Jerez pada akhir April. Cedera tersebut memaksanya absen dari 10 balapan Moto2 musim ini. GP San Marino menjadi balapan keduanya setelah periode pemulihan yang panjang, menunjukkan progres yang baik.
Balapan Moto2 San Marino 2025 sendiri dimenangkan oleh pembalap Beta Tools SpeedRS, Celestino Vietti, dengan catatan waktu 35 menit 3,863 detik. Mario Aji tercatat lebih lambat 31,716 detik di belakang Vietti. Posisi kedua direbut Barry Baltus dari Fantic Racing, sementara podium ketiga diisi Daniel Holgado dari CFMoto Impulse Aspar.
Tantangan Fadillah Arbi di Moto3 San Marino
Di kelas Moto3, pembalap Indonesia lainnya, Fadillah Arbi Aditama dari Honda Team Asia, menghadapi tantangan berat. Ia memulai lomba dari urutan ke-25, namun tidak dapat meneruskan balapan. Arbi harus masuk pit pada tiga lap pertama, mengakhiri balapannya lebih awal.
Kejadian ini menandai kali pertama Fadillah Arbi gagal merampungkan balapan di Moto3 musim ini. Arbi baru mulai membalap di Moto3 pada pertengahan Agustus, menggantikan Tatchakorn Buasri. Sebelumnya, ia berhasil menuntaskan balapan di GP Austria (posisi ke-22), GP Hungaria (ke-20), dan GP Catalunya (ke-24).
Balapan Moto3 San Marino 2025 sendiri dimenangkan oleh Jose Antonio Rueda dari Red Bull KTM Ajo, dengan torehan waktu 33 menit 48,906 detik. Posisi tiga besar dilengkapi oleh Maximo Quiles dari CFMoto Gaviota Aspar di posisi kedua, dan Adrian Fernandez dari Leopard Racing di posisi ketiga.
Agenda Pembalap Indonesia Selanjutnya
Setelah GP San Marino, Mario Aji dan Fadillah Arbi akan melanjutkan kiprah mereka di ajang balap dunia. Kedua pembalap muda Indonesia ini dijadwalkan untuk berkompetisi di GP Jepang. Balapan tersebut akan berlangsung di Sirkuit Motegi pada tanggal 26 hingga 28 September mendatang.
Partisipasi mereka di GP Jepang diharapkan dapat memberikan pengalaman berharga. Ini juga menjadi kesempatan bagi mereka untuk terus meningkatkan performa dan meraih hasil yang lebih baik di kancah internasional.
Sumber: AntaraNews