Petugas sekuriti sekolah yang hanyut di aliran sungai di wilayah Banjaran, Kabupaten Bandung, yakni Agus Sutisna (52), akhirnya ditemukan dalam kondisi meninggal dunia pada Kamis (16/4).
"Alhamdulillah pukul 10.26 WIB diketemukan," kata Kabid Pencegahan dan Kesiapsiagaan BPBD Kabupaten Bandung, Diki Sudrajat, ketika ditemui di rumah duka.
Diketahui, Agus menyeburkan diri ke sungai untuk menolong murid bernama Ginasa Lintang atau Gina (18) yang terjatuh ke sungai karena tanggul roboh. Namun, Agus turut terbawa arus sungai hingga ditemukan meninggal dunia.
"Secara spontan Pak Agus itu ingin menolong almarhum ya, yang tenggelam kemarin Gina itu," ujar Diki.
Diki menyebut Agus ditemukan di Kampung Badra, Desa Tarajusari, Kecamatan Banjaran. Agus terseret arus sungai sekitar 3 kilometer. Agus ditemukan dalam kondisi tubuhnya tersangkut di tanggul.
"Waktu ditemukan Pak Agus itu telungkup si ikat pinggang itu ada tanggul, nyangkut di tanggul tersebut ikat pinggangnya ikat pinggang belakang, nyangkut sehingga tertahan di sana," jelas dia.
Jenazah Agus akan disalatkan di SMAN 1 Banjaran kemudian dibawa ke rumah duka. Setelah itu, jenazah Agus akan dimakamkan di pemakaman yang berada di Desa Baros, Kecamatan Arjasari, Kabupaten Bandung.
"Dimakamkan di pemakaman Desa Baros, Kecamatan Arjasari," kata dia.
Advertisement
Kronologi
Sebelumnya diberitakan, insiden ini bermula dari laporan bahwa Gina terseret arus sungai. Laporan awal diterima sekitar pukul 15.42 WIB pada Rabu sore. Namun begitu, derasnya arus sungai membuat upaya penyelamatan menjadi sulit dan Gina tetap terbawa arus.
Jenazah Gina ditemukan lalu di wilayah Bojongsering, Kecamatan Ciparay, setelah terbawa arus. Kejadian tragis ini menyita perhatian publik dan memicu respons cepat dari aparat keamanan dan tim penyelamat.
Sementara itu, Agus sempat memberikan pertolongan kepada korban. Agus berhasil membawa korban ke tepi sungai untuk sesaat. Namun, kuatnya arus air kembali menyeret korban hingga hanyut kembali.