Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Tokoh pers Herawati Diah tutup usia

Tokoh pers Herawati Diah tutup usia Herawati Diah. ©istimewa

Merdeka.com - Wartawati senior dan tokoh pers Siti Latifah Herawati Diah tutup usia. Dia meninggal di usia 99 tahun di Rumah Sakit Medistra Jakarta, Jumat (30/9) sekitar pukul 04.20 WIB. Menurut informasi, Herawati Diah meninggal dunia akibat mengalami pengentalan darah.

Perempuan kelahiran Belitung pada 3 April 1917 ini merupakan istri dari tokoh pers dan mantan Menteri Penerangan era awal Pemerintahan Soeharto, BM Diah. Herawati juga merupakan satu dari segelintir tokoh pers perempuan di Indonesia.

Penerima Bintang Mahaputra ini memulai karir sebagai wartawan sejak 1942 sebagai wartawan lepas Kantor Berita United Press International (UPI). Kemudian bergabung sebagai penyiar di Radio Hosokyoku Lulusan Europeesche Lagere School (ELS) di Salemba, Jakarta, dan melanjutkan pendidikan ke American High School di Tokyo, Jepang. Dia juga melanjutkan pendidikan ke Barnard College, Amerika Serikat.

Seperti diberitakan Antara. Herawati menikah dengan BM Diah sekitar tahun 1945 yang saat itu bekerja di Koran Asia Raja. Pada 1 Oktober 1945, BM Diah dibantu Herawati mendirikan Harian Merdeka. Kemudian bersama suaminya mendirikan The Indonesian Observer, koran berbahasa Inggris pertama di Indonesia yang pertama kali diterbitkan dalam Konferensi Asia Afrika di Bandung, Jawa Barat pada 1955. Koran itu dibagikan pertama kali dalam acara itu.

Herawati Diah dikenal sebagai wartawan berbakat dan berdedikasi tinggi pada masanya. Selain menekuni dunia jurnalistik sejak lama, Herawati juga aktif menekuni hobi bermain bridge.

Tokoh pers wanita ini merupakan satu dari 14 tokoh nasional yang berjasa pada program-program United Nations Educational, Scientific, and Cultural Organization (UNESCO) di Indonesia. (mdk/ang)

Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP