Toko kelontong di Pasar Anyar terbakar saat pedagang Salat Jumat
Merdeka.com - Sebuah toko kelontong yang berada di kawasan Pasar Anyar, Kota Bogor, terbakar, Jumat (12/5). Tidak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut, namun kerugian ditaksir mencapai ratusan juta rupiah.
Peristiwa ini juga menyebabkan arus lalu lintas di lokasi kejadian macet parah. Kendaraan yang hendak menuju Pasar Anyar pun dialihkan sementara.
Seorang saksi mata, Anto mengatakan, kebakaran itu terjadi ketika sejumlah pedagang sedang menjalankan ibadah salat Jumat. Api yang terus membumbung hingga ke atap bangunan itu membuat panik para pedagang lainnya.
"Saya tidak tahu persis api mulai berasal dari mana. Tapi asap dan kobaran api tiba-tiba keluar di lantai tiga. Pedagang lainnya yang berada di dekat toko itu langsung mengamankan barang dagangannya dan ikut berusaha memadamkan api," tutur dia.
Sementara itu, Kepala Bidang Pemadam Kebakaran Kota Bogor Marse mengatakan, dugaan sementara, penyebab kebakaran itu karena hubungan arus pendek (korsleting listrik). Marse menuturkan, api berasal dari lantai dua di toko itu, yang kemudian menjalar ke lantai tiga hingga atap bangunan.
"Api berasal dari gudang penyimpan makanan di lantai dua, kemudian api merembet ke lantai tiga. Dugaan sementara, karena arus pendek listrik," kata Marse, di lokasi kejadian.
Marse menambahkan, api baru bisa dipadamkan sejam kemudian setelah lima unit mobil pemadam kebakaran diterjunkan ke lokasi.
"Kita akan melakukan pemeriksaan lebih lanjut untuk mengetahui secara pasti penyebab kebarakan," tutupnya. (mdk/rnd)
Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya