TNI segera bikin tim khusus investigasi rencana pembelian heli mewah
Merdeka.com - Panglima TNI Jenderal Gatot Nurmantyo mengaku ikut melakukan investigasi rencana pembelian helikopter mewah AugustaWestland AW 101. Itu tetap dilakukan meski kontrak pembelian telah dibatalkan.
Menurut Gatot, pengusutan pembelian heli mewah itu dilakukan Kementerian Pertahanan atas perintah Presiden Joko Widodo (Jokowi). Untuk itu, pihaknya menegaskan pengusutan dilakukan berbeda.
"Presiden kan mengatakan bahwa departemen pertahanan, tentu tim investigasi bukan dari kita. Tetapi, TNI akan lakukan investigasi sendiri dan perlu waktu itu," kata Gatot di Mabes TNI, Jakarta, Kamis (19/1).
Di samping itu, Gatot juga menegaskan belum menerima laporan pembelian lima unit pesawat transport berat militer A400M Atlas buatan Airbus Defence. "Saya belum dapat laporan. Jadi untuk A400M, saya waktu itu sudah sampaikan dan presiden tidak setuju," ungkapnya.ng.
Adapun alasan ketidaksetujuan itu juga dipicu belum ada kepastian penyebab kejatuhan satu unit A400M Atlas di Sevilla pada Mei 2015 lalu. Kecelakaan itu menyebabkan personel uji terbang tewas.
(mdk/ang)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya