TKI dihukum Mati, Sandiaga Uno singgung kurangnya lapangan kerja di Indonesia

Kamis, 1 November 2018 04:33 Reporter : Merdeka
TKI dihukum Mati, Sandiaga Uno singgung kurangnya lapangan kerja di Indonesia sandiaga uno. ©Liputan6.com/Delvira Hutabarat

Merdeka.com - Tenaga Kerja Indonesia (TKI) bernama Tuti Tursilawati asal Majalengka, Jawa Barat dihukum mati di Arab Saudi, Senin (29/10). Menanggapi itu, Calon Wakil Presiden nomor 02 Sandiaga Uno menyatakan keprihatinannya.

"Salah satunya tadi saya sampaikan bahwa Pak Prabowo dan saya tentunya sangat prihatin," kata dia di Jakarta, Rabu (31/10).

Menurutnya, hal ini juga terjadi karena Indonesia tidak memiliki lapangan kerja yang memadai untuk masyarakat. "Kalau kita bisa menciptakan lapangan kerja di sini, mereka mungkin enggak akan ada di luar negeri untuk mencari sesuap nasi dan mencari nafkah rizki mereka di luar negeri," lanjutnya.

Sandi menyatakan, karena itu dia bersama dengan Prabowo akan memberikan perlindungan kepada para TKI sebagai pahlawan devisa negara.

"Jadi sudah sepantasnya pemerintah dan kepemimpinan kita melindungi para TKI kita," terang dia.

Sandi kemudian mengenang ketika Prabowo memberikan bantuan hukum kepada TKI asal Belu, Nusa Tenggara Timur bernama Wilfrida yang terancam hukuman mati di Malaysia tahun 2013 lalu.

"Pak Prabowo bergerak cepat membawa lawyer sendiri, salah satu lawyer terbaik di Asia dan singkat cerita Wilfrida bisa dibebaskan dari hukuman mati," tuturnya.

"Jadi kita berharap tentunya kita bergerak cepat dan pastikan seluruh warga negara kita lindungi, dan bagi kami ini adalah satu hal yang sangat-sangat esensial, bahwa Pak Prabowo dan saya ingin melindungi seluruh tenaga kerja Indonesia," tandasnya.

Reporter: Ratu Annisaa Suryasumirat [cob]

Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini