Tim Kesehatan dan Kedaruratan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sulawesi Selatan (Sulsel) telah menunjukkan komitmen kuatnya dalam misi kemanusiaan. Mereka fokus memberikan layanan intensif bagi korban bencana yang tersebar di Pulau Sumatera, memastikan bantuan medis esensial sampai ke tangan yang membutuhkan.
Dipimpin oleh Kepala Dinas Kesehatan Sulsel Evi Mustikawati Arifin, tim ini beranggotakan tenaga medis spesialis yang siap menghadapi berbagai kondisi. Kehadiran mereka menjadi jawaban atas kebutuhan darurat kesehatan di tengah situasi bencana yang melanda beberapa wilayah di Sumatera baru-baru ini.
Upaya ini tidak hanya sekadar memberikan pengobatan, tetapi juga menegaskan solidaritas nasional. Pemprov Sulsel di bawah kepemimpinan Gubernur Andi Sudirman Sulaiman dan Wakil Gubernur Fatmawati Rusdi secara nyata menunjukkan kepeduliannya terhadap sesama anak bangsa yang terdampak musibah.
Advertisement
Advertisement
Penanganan Medis di Sumatera Utara: Melawan Banjir dan Penyakit
Di wilayah Sumatera Utara, Tim Medis Sulsel memusatkan pelayanannya di satu lokasi pengungsian, tepatnya di Batu Malenggang Dusun 2, Kecamatan Hinai, Kabupaten Langkat. Meskipun harus menghadapi tantangan akses jalan yang tergenang banjir, tim berhasil melayani 102 pasien dalam satu hari.
Komposisi tim yang dikirim bersifat spesialistik, mencakup dokter spesialis bedah vaskuler, dokter spesialis penyakit dalam, dokter spesialis anestesi, serta perawat. Kehadiran para dokter spesialis ini menjadi kunci dalam memastikan penanganan medis yang maksimal dan sesuai standar.
Keluhan terbanyak yang ditangani oleh Tim Medis Sulsel meliputi infeksi saluran pernapasan atas (ISPA), sefalgia (sakit kepala), berbagai jenis penyakit kulit seperti dermatitis, pruritus, dan tinea pedis, febris (demam), serta gangguan gastrointestinal seperti dispepsia, nyeri abdomen, dan diare. Selain itu, kasus low back pain dan osteoartritis juga banyak ditemukan.
Advertisement
Selain layanan medik umum, tim spesialis juga memberikan layanan bedah minor berupa debridement atau pembersihan luka. Layanan keperawatan yang diberikan meliputi triase awal, penanganan luka, edukasi kesehatan yang penting bagi pengungsi, serta distribusi obat-obatan esensial.
Advertisement
Aksi Heroik Tim Medis Sulsel di Sumatera Barat: Menembus Jalur Longsor
Tantangan yang tidak kalah berat dihadapi Tim Medis Sulsel saat menembus lokasi bencana di Sumatera Barat, khususnya di Maninjau, Kecamatan Tanjung Raya. Akses jalan menuju Maninjau sangat sulit, dipenuhi lumpur tebal, dan di beberapa titik terputus total akibat material longsor yang menimbun jalan.
Kepala Dinas Kesehatan Sulsel, Evi Mustikawati Arifin, menjelaskan, "Akses menuju lokasi sangat menantang. Tim terpaksa melanjutkan perjalanan dengan berjalan kaki sambil membawa peralatan medis esensial untuk memastikan pelayanan dapat terlaksana." Pernyataan ini menggambarkan dedikasi tinggi tim di lapangan.
Meski menghadapi kendala mobilisasi yang ekstrem, Tim Medis Sulsel berhasil melayani 129 pasien di tiga lokasi pengungsian, yakni Jorong Labuang dan Ujung Maninjau (dua titik). Tim yang diturunkan di Sumatera Barat terdiri atas profesional kesehatan, termasuk Dokter Spesialis Bedah, Dokter Spesialis Penyakit Dalam, Dokter Spesialis Saraf, dan Perawat.
Advertisement
Penanganan di sana mencakup penatalaksanaan ISPA, penanganan keluhan kulit, hingga evaluasi neurologis sederhana untuk kasus sakit kepala. Tim bedah juga melakukan tindakan minor darurat, memberikan intervensi bedah cepat di lapangan untuk kasus-kasus yang memerlukan penanganan segera.
Advertisement
Dukungan Krusial di Aceh dan Komitmen Kemanusiaan
Selain di Sumatera Utara dan Sumatera Barat, Tim Medis Sulsel juga memberikan dukungan di Aceh, bekerja sama dengan tim medis dan kedaruratan setempat. Di Aceh, tim melakukan operasi penting seperti traumatik amputasi pada jari pasien anak, penanganan abses tangan akibat tertusuk kayu saat musibah banjir, dan abses kaki akibat benturan keras saat banjir.
Tim Pemprov Sulsel berkomitmen untuk terus berkoordinasi dengan pemerintah daerah setempat dan tim relawan lainnya. Tujuan utamanya adalah memastikan pelayanan kesehatan dapat menjangkau seluruh korban bencana, termasuk mereka yang berada di wilayah terisolasi dan sulit diakses.
Kehadiran Tim Kesehatan dan Kedaruratan Pemprov Sulsel di tiga provinsi terdampak bencana di Pulau Sumatera ini menegaskan komitmen kuat Pemprov Sulsel. Ini adalah wujud nyata dari misi kemanusiaan dan solidaritas nasional yang terus dipegang teguh oleh pemerintah daerah.
Advertisement
Sumber: AntaraNews