Tiga Kali Beraksi Ganjal Mesin ATM di Depok, Darmawan Gasak Rp 61 juta

Kamis, 22 November 2018 04:34 Reporter : Nur Fauziah
Tiga Kali Beraksi Ganjal Mesin ATM di Depok, Darmawan Gasak Rp 61 juta Ilustrasi borgol. ©2013 Merdeka.com/Imam Buhori

Merdeka.com - Seorang pelaku spesialis pengganjal mesin Anjungan Tunai Mandiri (ATM) diamankan polisi. Pelaku diketahui adalah Darmawan warga Jalan Pabuaran, Cibinong, Bogor, Jawa Barat. Dia juga diketahui sebagai sekretaris RT.

Darmawan diamankan untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya. Dalam bertindak, dia tidak sendirian. Dia selalu bersama temannya dan saling berbagi peranan. Namun saat penangkapan, temannya berhasil melarikan diri.

Darmawan mengaku hanya bertugas mengamati situasi. Kemudian temannya yang memasang alat di mulut mesin ATM.

"Kalau saya hanya nunggu di luar, ngintip korban yang masukin nomor PIN terus saya catat," kata Darmawan, Rabu (21/11).

Dia bersama temannya sudah berkali-kali menggasak uang nasabah di ATM. Sasarannya adalah mesin ATM yang ada di SPBU.

"Dari 3 kali narik, saya dapet bagian Rp 12 juta," akunya.

Darmawan mengaku belum lihai seperti temannya memasang alat di mesin. Sehingga dia hanya bertugas mengintip nasabah ketika memasukkan nomor PIN.

"Modusnya Darmawan nunggu di luar dan mengintip PIN ATM korban. Kemudian DF berpura–pura membantu korban yang ATM-nya tersangkut dan mengarahkan korban ke bank. Saat korban pergi, mereka langsung mentransfer uang ke rekening masing–masing," kata Kasubbag Humas Polresta Depok AKP Firdaus.

Di Depok, Darmawan dan temannya sudah bertindak sebanyak tiga kali. Total uang yang digasak mencapai Rp 61 juta. Uang tersebut sudah digunakan untuk kebutuhan sehari-hari.

"Ini sisanya tinggal Rp 1,3 juta. Yang lain sudah dibelanjakan oleh pelaku," ungkapnya.

Biasanya, pelaku mengincar hari libur. Karena operator bank tidak segera datang. Waktunya pun biasa di pagi hari sekitar pukul 05.00 WIB.

"Kalau hari biasa kan ada kerusakan sedikit, pihak bank pasti langsung datang. Makanya mereka mengincar hari–hari itu," kata dia.

Pelaku pun terancam dijerat pasal 363 KUHP tentang pencurian dengan pemberatan dengan ancaman hukuman 5 tahun penjara. Saat ini polisi masih mengejar DF. [gil]

Topik berita Terkait:
  1. tag
  2. Pembobolan ATM
  3. Pembobol ATM
  4. Depok
Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini