'Tidak Mungkin Indonesia Dibangun Tanpa Pancasila'
Merdeka.com - Pancasila dinilai dapat melindungi keberagaman yang ada di negeri ini. Agar Pancasila terus membumi maka diperlukan panutan-panutan yang dicerminkan oleh para tokoh nasional hingga tokoh di daerah-daerah.
"Karena tidak mungkin Indonesia dibangun tanpa Pancasila. Karakter Pancasila itu adalah karakter kita, napas kita, roh kita, ideologi kita," ujar Peneliti senior dari Pusat Penelitian Politik Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI), Siti Zuhro dalam keterangannya, Kamis (26/9).
Menurutnya, yang diperlukan adalah bagaimana kita sebagai warga negara bisa menghayati, mengimplementasi dan mengkongkretkan Pancasila dalam kehidupan. Agar generasi muda tidak mudah tersusupi paham menyimpang mereka harus memahami jika Pancasila, UUD 1945, NKRI, dan Bhineka Tunggal Ika wajib diikuti dan tidak bisa ditawar lagi.
"Itulah nilai-nilai yang harus kita kedepankan, karena tidak ada bangsa yang besar tanpa mengedepankan nilai-nilai nya sendiri," tuturnya.
Oleh karena itu, menurutnya, ketika ada transfer pengetahuan seperti itu, harus disampaikan bahwa tidak ada ideologi lain selain Pancasila untuk warga negara Indonesia. Dan hal tersebut sebetulnya harus diemban para tenaga pendidik dengan penuh tanggung jawab moral.
"Tidak hanya oleh para pengajar, tetapi juga oleh para pengurus lembaga negara. Mau tidak mau mereka harus mengemban itu. Karena mereka ini adalah role model yang patut dijadikan acuan bagi warga masyarakat untuk dicontoh dan diteladani," jelasnya.
Menurutnya, jika ada yang menyebarkan ideologi kekerasan sudah masuk ranah pidana. Karena hal itu dilarang secara hukum. "Karena ini merongrong bangsa kita, merongrong kedaulatan negara kita. Siapapun itu, tanpa pandang bulu harus diberikan hukuman setimpal," tegasnya.
Dia juga mengingatkan kepada semua masyarakat di semua lapisan baik bawah, menengah maupun atas untuk betul-betul mampu memahami, menghayati dan mengamalkan Pancasila sebagai upaya membentengi diri dan lingkungan sekitarnya agar tidak mudah terpengaruh ideologi lain.
"Jadi bukan hanya seruan yang klise. Kalau mereka semua bisa merefleksikan Pancasila, maka ideologi-ideologi seperti khilafah dan komunisme akan tertolak dengan sendirinya," tandasnya.
(mdk/did)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya