Tiba di Bandung, pendemo jalan kaki asal Ciamis lanjut naik bus
Merdeka.com - Ratusan warga Kabupaten Ciamis yang berjalan kaki menuju Jakarta sepakat melanjutkan perjalanan menggunakan bus. Massa yang tergabung dalam Gerakan Nasional Pengawal Fatwa (GNPF) MUI Kabupaten Ciamis itu akan ikut berdemo pada 2 Desember nanti di Jakarta.
"Sekarang sudah di Gedebage (Bandung), nanti kita akan naik bus melanjutkan perjalanan menuju Jakarta, mungkin bisa nanti malam," kata koordinator aksi KH. Nonop Hanafiah, saat dikonfirmasi merdeka.com, Rabu (30/11).
Sebelumnya, massa yang start dari Ciamis pada Senin (28/11) lalu sempat ditemui Gubernur Jabar Ahmad Heryawan, Kapolda Jabar Irjen Pol. Bambang Waskito dan Pangdam III Siliwangi Mayjen TNI Herindra di kawasan Rancaekek, Kabupaten Bandung, Rabu (30/11) siang.
Aher sapaan akrab Ahmad Heryawan menyatakan, pihaknya perlu memberikan pertimbangan rasional pada para peserta aksi jalan kaki itu terkait jarak tempuh, dan waktu yang tersisa untuk sampai ke Jakarta, besok lusa. Meski sempat bersikukuh melanjutkan aksi jalan kaki, tapi Aher harus meminta massa memikirkan efektivitas perjalanan.
"Mereka masih tetap bertekad ingin sampai ke Jakarta di Monas untuk ikut Do'a bersama Aksi Bela Islam III. Tentu kita kan harus beri pertimbangan rasional kepada mereka, mereka juga tentu memahami situasi itu, tekadnya luar biasa harus dihormati," ujarnya di Rancaekek.
Menurutnya, dengan sisa waktu sehari tidak mungkin jalan kaki bisa tercapai sampai Jakarta. "Ketika kita menghitung sisa jarak dan sisa waktu. Tidak mungkin sampai, kalau sekarang perjalanan sampai di mana, besok tinggal sehari lagi, kan Jumat pagi lusa sudah harus ada di sana," ujarnya.
Oleh karena itu, Aher beserta unsur Muspida berembug dengan para tokoh, atau para pimpinan peserta aksi jalan kaki ini, bagaimana supaya tetap sampai di tujuan, dengan waktu dan kondisi yang paling memungkinkan.
"Tidak mungkin pakai jalan kaki lagi. Jadi kita anjurkan supaya mereka naik bus sajalah, supaya sampai di sana. Toh tidak mengurangi pahala, tidak mengurangi niat, tidak mengurangi keseriusan zuhud yang sudah dilaksanakan," tandasnya.
Terkait armada yang akan mereka gunakan, kata Aher, mereka mengaku mendapat bantuan bus dari donatur. Kabarnya tersedia sekitar 10 bus, dan mungkin akan bertambah lagi. Begitu pula mengenai akomodasi dan kebutuhan logistik mereka, kabarnya mendapat bantuan dari banyak pihak sepanjang perjalanannya.
(mdk/lia)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya