Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Tewaskan Tetangga yang Punya Ilmu Kebal, Kakak Beradik Ritual Tancapkan Pedang di Tanah

<br>Tewaskan Tetangga yang Punya Ilmu Kebal, Kakak Beradik Ritual Tancapkan Pedang di Tanah


Tewaskan Tetangga yang Punya Ilmu Kebal, Kakak Beradik Ritual Tancapkan Pedang di Tanah

Bacokan dan tusukan berkali-kali sama sekali tak membuat korban terluka.

Dua kakak beradik, MR (31) dan IM (25), ditangkap polisi karena membunuh tetangganya sendiri, AD (38). Pemicunya karena pecahan batu di depan rumah.

Tewaskan Tetangga yang Punya Ilmu Kebal, Kakak Beradik Ritual Tancapkan Pedang di Tanah

Peristiwa itu terjadi di rumah korban di Kelurahan Kemang Agung, Kertapati, Palembang, Jumat (23/2) sore. Awalnya pelaku IM cekcok mulut dengan korban karena pecahan batu menghalangi akses masuk ke rumahnya.


Keributan mulut disertai dengan penamparan wajah pelaku oleh korban yang membuat IM emosi lalu pulang untuk mengajak kakaknya menemui korban. IM mengambil pedang dan kakaknya membawa pisau.

Dengan beringas, kedua pelaku menyerang korban dengan cara membacok dan menikamnya. Namun bacokan dan tusukan berkali-kali sama sekali tak membuat korban terluka.


Sadar lawannya memiliki ilmu kebal, pelaku IM akhirnya menancapkan pedangnya di tanah agar ilmu kebal korban luntur. Benar saja, cara itu ampuh dan membuat korban terluka begitu dibacok.

Kesempatan itu dimanfaatkan dua pelaku menyerang korban membabi buta yang menyebabkan korban tewas di tempat dengan luka di leher, bahu, kepala, punggung, dan beberapa jari tangan putus. Beberapa jam kemudian, kakak beradik itu diamankan polisi dalam pelariannya.

"Korban terluka dan tewas setelah tersangka menancapkan pedang ke tanah karena korban tak mempan dibacok, katanya ada ilmu kebal" ungkap Kapolsek Kertapati Palembang AKP Angga Kurniawan, Senin (26/2).


Dari pemeriksaan, pembunuhan dipicu masalah sepele. Korban menaruh pecahan batu di depan rumah sehingga menyulitkan tersangka masuk ke rumah.

"Masalah pecahan batu saja, tapi tersangka makin kesal karena ditampar korban saat adu mulut," kata Angga.


Atas perbuatannya, kedua tersangka dijerat Pasal 170 ayat (2) ke-2 KUHP tentang pengeroyokan yang menyebabkan orang meninggal dan Pasal 340 KUHP tentang pembunuhan berencana. Mereka terancam dipidana seumur hidup penjara atau hukuman mati.

Mencicipi Kue Ka Khas Pulau Seribu, Hanya Ada saat Ritual Nelayan Pulang Melaut
Mencicipi Kue Ka Khas Pulau Seribu, Hanya Ada saat Ritual Nelayan Pulang Melaut

Kelezatan kue ka hadir berbarengan dengan dalamnya makna yang dipercaya oleh masyarakat sekitar.

Baca Selengkapnya
Melihat Keseruan Tradisi Sedekah Bumi di Demak, Kaya Hasil Tangkapan Laut
Melihat Keseruan Tradisi Sedekah Bumi di Demak, Kaya Hasil Tangkapan Laut

Sebelum arak-arakan gunungan, warga terlebih dahulu menggelar pengajian, pentas wayang kulit, hingga ziarah ke makam leluhur.

Baca Selengkapnya
Mengenal Emali, Sang Pemburu Kepala Manusia untuk Persembahan di Alam Kubur dari Nias
Mengenal Emali, Sang Pemburu Kepala Manusia untuk Persembahan di Alam Kubur dari Nias

Ritual orang Nias Selatan yang dulu masih dilakukan sebagai bentuk kepercayaan terhadap leluhur dengan memotong kepala dan lengan manusia.

Baca Selengkapnya
Kamu sudah membaca beberapa halaman,Berikut rekomendasi
video untuk kamu.
SWIPE UP
Untuk melanjutkan membaca.
Mengenal Tari Batin, Kesenian Upacara Adat Lampung Barat yang Menjadi Simbol Keagungan
Mengenal Tari Batin, Kesenian Upacara Adat Lampung Barat yang Menjadi Simbol Keagungan

Salah satu kesenian berasal dari Lampung Barat ini menjadi simbol suatu kehormatan dan kebesaran yang dipertunjukkan pada upacara ritual yang sakral.

Baca Selengkapnya
Digelar Sepekan, Ritual ‘Seblang Olehsari’ Ramai Dipadati Pengunjung
Digelar Sepekan, Ritual ‘Seblang Olehsari’ Ramai Dipadati Pengunjung

Digelar Selama Depekan, Ritual ‘Seblang Olehsari’ Ramai Dipadati Pengunjung

Baca Selengkapnya
Mengenal Tulak Bala, Tradisi Khas Masyarakat Pesisir Pantai Barat Aceh
Mengenal Tulak Bala, Tradisi Khas Masyarakat Pesisir Pantai Barat Aceh

Tulak Bala, tradisi menolak bala dari bencana maupun wabah khas masyarakat pesisir Pantai Barat Aceh.

Baca Selengkapnya
Dalamnya Makna Tradisi Hajat Uar, Cara Orang Sumedang Memahami Alam Pasca Bencana
Dalamnya Makna Tradisi Hajat Uar, Cara Orang Sumedang Memahami Alam Pasca Bencana

Ini merupakan bentuk ikhtiar warga Sumedang setelah terjadi bencana gempa beberapa waktu lalu.

Baca Selengkapnya
Mengenal Ritual Adat Laluhan, Simbol Kegigihan Masyarakat Dayak dalam Pertahankan Wilayah dari Gangguan Musuh
Mengenal Ritual Adat Laluhan, Simbol Kegigihan Masyarakat Dayak dalam Pertahankan Wilayah dari Gangguan Musuh

Adanya ritual ini bisa menjadi potensi wisata yang mengundang wisatawan dari berbagai daerah.

Baca Selengkapnya
Awalnya Dikenal untuk Menghangatkan Badan, Ini Fungsi dan Makna Kain Ulos dari Tanah Batak
Awalnya Dikenal untuk Menghangatkan Badan, Ini Fungsi dan Makna Kain Ulos dari Tanah Batak

Kain tenun Ulos menjadi sebuah simbol kerajinan tradisional dari Suku Batak yang sarat makna dan fungsional.

Baca Selengkapnya