Terungkap, Motif Pembunuhan Sadis Mayat Dalam Karung di Pasuruan
Merdeka.com - Polisi membeberkan motif pembunuhan mayat dalam karung di area makam di Dusun Gunung Awu, Desa Alastlogo, Kecamatan Lekok pada Minggu (25/06) kemarin. Ternyata, pembunuhan sadis itu dilatarbelakangi masalah utang piutang.
Kapolres Pasuruan Kota, AKBP Makung Ismoyo Jati mengatakan, korban Sadi (63) dikenal dermawan suka memberi pinjaman pada warga lain. Termasuk, kepada tersangka Amil (60) warga Desa Alastlogo, Kecamatan Lekok, Kabupaten Pasuruan.
Dalam perkara ini, tersangka rupanya menjadi perantara orang lain untuk meminjam uang kepada korban. Namun, uang yang dikira korban dipinjam orang lain ternyata dipakai sendiri oleh tersangka.
"Untuk uang yang diutang Amil sekitar Rp13 juta," katanya, Rabu (28/6).
Ditagih Utang Menghindar, Malah Emosi dan Membunuh
Rupanya, perbuatan Amil diketahui Sadi. Dia coba menagih utang tersangka. Amil selalu menghindar dan enggan membayar utangnya.
"Saat ditagih utangnya keduanya cekcok. Setelah itu, tersangka menganiaya korban," ungkapnya.
Sementara itu, tersangka Amil di hadapan wartawan menjelaskan, jika dirinya memang memiliki utang Rp13 juta kepada korban. Seluruh utang tersebut dipakainya untuk keperluan pribadi.
"Uangnya saya pakai buat kondangan," kata Amil.
Dari pengakuan tersangka, ia tega menghabisi korban karena tersinggung. Dia tidak terima dengan kata-kata kasar yang dilontarkan korban meskipun dia yang berutang.
"Saya dipisui (dimaki-maki) dijelek-jelekin terus," ujar Amil.
Akibat perbuatannya tersangka Amil (60) disangkakan pasal berlapis. Yakni, pasal 340 KUHP terkait Pembunuhan Berencana dan 339 KUHP tentang Pembunuhan dengan Pemberatan.
(mdk/lia)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya