Terungkap! Kronologi Penikaman OB Perusahaan Otomotif di Cikarang, Pelaku Berhasil Dibekuk Polisi

Polisi berhasil membekuk pelaku penikaman OB perusahaan otomotif di Cikarang yang menyebabkan korban meninggal dunia. Motif di balik insiden tragis ini masih didalami pihak berwajib.

Redaksi Merdeka
Oleh Redaksi Merdeka - Reporter
Terungkap! Kronologi Penikaman OB Perusahaan Otomotif di Cikarang, Pelaku Berhasil Dibekuk Polisi
Polisi berhasil membekuk pelaku penikaman OB perusahaan otomotif di Cikarang yang menyebabkan korban meninggal dunia. Motif di balik insiden tragis ini masih didalami pihak berwajib. (AntaraNews)

Kepolisian Sektor Cikarang Barat, Polres Metro Bekasi, berhasil membekuk seorang pria terduga pelaku penikaman terhadap seorang petugas pramu kantor atau office boy (OB). Insiden tragis ini menimpa korban yang bekerja di salah satu perusahaan otomotif di wilayah Cikarang, hingga menyebabkan korban meninggal dunia.

Peristiwa nahas ini terjadi di sekitar danau Kawasan Industri MM2100, Kecamatan Cikarang Barat, Kabupaten Bekasi. Korban, MW (35), sempat dilarikan ke rumah sakit namun nyawanya tidak tertolong setelah mengalami luka serius akibat penikaman tersebut.

Kapolsek Cikarang Barat AKP Tri Baskoro Bintang menjelaskan bahwa terduga pelaku berinisial TB berhasil diamankan petugas tak lama setelah kejadian. Penangkapan dilakukan di lokasi yang tidak jauh dari tempat kejadian perkara, dan pelaku kini menjalani pemeriksaan intensif.

Kronologi Penangkapan dan Cekcok Awal

Terduga pelaku, TB, berhasil diamankan petugas di lokasi yang berjarak tidak jauh dari tempat kejadian perkara. Saat ini, pelaku masih menjalani pemeriksaan intensif oleh pihak kepolisian untuk menguak seluruh fakta di balik kasus penikaman OB Cikarang ini.

Penyidik Mapolsek Cikarang Barat juga telah memeriksa dua orang saksi terkait insiden tersebut. Berdasarkan keterangan para saksi, sempat terjadi cekcok antara korban MW dan terduga pelaku TB di lokasi kejadian sebelum penikaman terjadi.

Cekcok tersebut kemudian berlanjut dengan aksi saling dorong yang mengakibatkan korban terjatuh. Dalam kondisi tidak berdaya setelah terjatuh, terduga pelaku secara tiba-tiba mengeluarkan senjata tajam jenis pisau dan menyerang korban yang tidak sempat melawan.

Korban sempat berteriak meminta tolong kepada petugas keamanan kawasan yang sedang melintas. Pihak kepolisian masih menunggu hasil autopsi yang sedang berjalan untuk melengkapi penyelidikan.

Motif Dugaan dan Kondisi Korban

Berdasarkan penyelidikan awal petugas, korban MW sebelumnya membuat janji untuk bertemu dengan seorang rekan kerjanya, seorang perempuan, di sekitar danau Kawasan Industri MM2100. Namun, perempuan tersebut datang bersama seorang pria yang diduga adalah suaminya.

Aksi cekcok yang berujung pada penikaman itu mengakibatkan korban mengalami luka serius. Pihak kepolisian mendapat laporan sekitar pukul 12.15 WIB dari masyarakat mengenai adanya korban tergeletak di lokasi kejadian, dan segera melakukan evakuasi.

Saat dievakuasi ke Rumah Sakit EMC di Kawasan Industri MM2100, korban MW masih hidup dan sempat berkomunikasi. Namun, pada pukul 16.30 WIB, korban dinyatakan meninggal dunia karena luka-luka yang dideritanya.

Bibi korban, Yati, mengungkapkan bahwa MW yang bekerja sebagai OB di PT Astra Honda Motor, meninggal dunia setelah menjadi korban penusukan brutal. Yati menjelaskan bahwa korban ditemukan dalam kondisi mengenaskan dengan banyak luka tusuk, termasuk di bagian leher, punggung, dan perut. Keluarga berharap pelaku mendapatkan hukuman yang setimpal sesuai dengan hukum yang berlaku, mengingat korban sudah berumah tangga dan memiliki dua orang anak.

Sumber: AntaraNews

Rekomendasi