'Terorisme musuh kemanusiaan yang harus dilawan secara masif'
Merdeka.com - Persoalan terorisme menjadi salah satu pekerjaan rumah tidak hanya di Indonesia, tetapi juga di negara lain. Para pelaku melakukan bom bunuh diri mengincar aparat kepolisian yang tengah bertugas.
"Teroris tidak ada kaitannya dengan agama apapun, negara manapun, keyakinan manapun. Terorisme adalah musuh kemanusiaan yang harus kita lawan dengan cara masif dan sistematik," kata Ketua Lembaga Dakwah PBNU Maman Imanulhaq, Kamis (1/6).
Dia mengingatkan agar aparat TNI dan Polri terus mewaspadai sel-sel teroris yang terus menebar ancaman. Kelompok ini mulai merongrong pemerintah, menyebarkan kebencian, membunuh aparat, dan sebagainya.
"Kelompok inilah yang harus diwaspadai karena orang bertaqwa adalah orang yang mampu menciptakan nilai-nilai perdamaian itu sendiri, bukan melawan pemerintah dan menyebarkan kebencian," tuturnya.
Menurutnya, tidak ada ajaran agama mana pun mengajarkan kekerasan apalagi sampai membunuh sesama. Kekuatan iman sangat penting agar seseorang tidak berkhianat pada komitmen kebangsaan dan kemanusiaan.
"Bila seseorang memahami hal itu, tentu tak akan ada orang muslim yang berbuat kekerasan, apalagi melakukan aksi terorisme," ujarnya.
Dia menegaskan jika ada yang mengaku teroris lalu mengatakan dirinya menegakkan agama dan kemanusiaan jelas bertentangan dengan nilai-nilai iman. Menurutnya, Islam selalu menekankan seorang muslimin adalah orang Islam yang selamat dari ucapan kasar, caci maki, fitnah, juga mengangkat senjata kepada sesama muslim.
"Komitmen itulah yang seharusnya muncul sehingga tidak ada orang yang menciptakan teror, melakukan teror, dan membuat orang lain tidak tenang," tandas pengasuh Pondok Pesantren Al Mizan, Majalengka ini.
(mdk/did)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya