Terlibat Perkelahian, 12 Pengungsi Etnis Tamil Dipindahkan dari Medan ke Makassar
Merdeka.com - Sebanyak 12 orang dari dua keluarga pengungsi etnis Tamil dari Sri Lanka dipindahkan dari Medan, Sumatera Utara ke Makassar, Selasa, (13/10). Pemindahan dilakukan karena mereka terlibat perkelahian dengan pengungsi lain di pengungsian.
Mereka diterbangkan dengan pesawat Citylink QG919, dari Kuala Namu, Medan ke bandara Internasional Sultan Hasanuddin Makassar.
Pemindahan dua keluarga dengan masing-masing kepala keluarganya laki-laki Rasiah Ketheeswaran dan laki-laki Yoganathan Yasotharan ini dilakukan dengan pengawalan oleh empat orang petugas. Masing-masing tiga orang berasal dari pihak Rudenim (Rumah Detensi Imigrasi) Medan dan Satu orang dari Rudenim Makassar.
Kepala Rudenim Makassar, Togol Situmorang mengatakan 12 orang pengungsi ini diantar oleh petugas menuju penampungan Wisma MSM 2 di Jalan Jipang Raya, Makassar. Sebelumnya, mereka dibawa ke Rudenim Makassar untuk dilakukan pendataan dan pengambilan biometrik.
"Informasinya mereka dipindahkan karena terjadi perkelahian sesama pengungsi di sana. Oleh karena itu, untuk menghindari hal-hal buruk yang dapat terjadi, maka diputuskan untuk dipindahkan ke sini," kata Togol Situmorang.
Dia menambahkan, pemindahan pengungsi dari Sri Lanka yang rata-rata sudah tujuh tahun di Indonesia ini dilakukan berdasarkan permohonan dari Rudenim Medan dan disetujui oleh Direktur Jenderal Imigrasi. "Selanjutnya 12 pengungsi tersebut berada di bawah pengawasan Rudenim Makassar," imbuhnya.
Total pengungsi dari Luar Negeri di bawah pengawasan Rudenim Makassar kini berjumlah 1.672 orang. Mereka tersebar di 22 tempat penampungan di Kota Makassar.
(mdk/ray)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya