Tenggelam 2 hari, ABK tercebur ke sungai Mahakam ditemukan tewas
Merdeka.com - Dua hari dicari, Hamrin (31), ABK KM Semoga Jaya yang dilaporkan tercebur dan tenggelam di perairan sungai Mahakam di Anggana, Kutai Kartanegara, Kalimantan Timur, sore tadi ditemukan tewas. Jasadnya dibawa ke RSUD AW Syachranie di Samarinda untuk divisum.
"Sudah ditemukan sekitar jam 3.45 sore ini tadi," kata Kasi Operasi Kantor Pencarian dan Pertolongan Kelas A Kaltim-Kaltara Octavianto, Selasa (12/6) malam.
Octavianto menerangkan, jasad korban ditemukan mengambang di sela pencarian operasi SAR gabungan yang dimulai sejak Senin (11/6). "Ditemukan berjarak sekitar kurang lebih 7 kilometer dari pos TNI AL Anggana, yang juga jadi posko operasi SAR," ujar Octavianto.
"Dilihat dari identitasnya, korban ini beralamat tinggal di Dusun Sinono Desa Arabua, di Polewali Mandar. Korban sudah dibawa ke rumah sakit (RSUD AW Syachranie Samarinda)," tambah Octavianto.
Peristiwa itu sendiri, terjadi Senin (11/6) pagi kemarin. Di perairan sungai Mahakam di Anggana, KM Semoga Jaya berlayar dan merapat di ponton batubara yang sebelumnya berlayar dari Balikpapan.
"Kapal yang digunakan korban ini mau membersihkan sisa loading batubara di ponton," terang Octavianto.
Setelah membersihkan sisa batubara, korban oleh rekannya terlihat turun kembali ke kapal untuk minum. "Tapi terdengar suara meminta tolong oleh rekannya. Tiga kali korban terlihat, akhirnya hilang terseret arus," ungkap Octavianto.
Ada 7 unsur SAR yang terlibat pencarian korban. Antara lain mulai dari Basarnas, Polair Samarinda, Polaie Kutai Kartanegara, TNI AL serta warga. "Korban sudah ditemukan, operasi SAR ditutup," demikian Octavianto.
(mdk/fik)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya