Terlilit Utang, Pria di Bandung Nekat Rampok dan Bunuh Tetangga

Rabu, 2 Juni 2021 12:41 Reporter : Aksara Bebey
Terlilit Utang, Pria di Bandung Nekat Rampok dan Bunuh Tetangga Petugas mengevakuasi jasad Sulaiman, korban poembunuhan di Bandung. ©2021 Merdeka.com

Merdeka.com - Kasus pembunuhan pria lanjut usia bernama Sulaiman (62) di gudang penyimpanan plastik di Kecamatan Astanaanyar, Bandung akhirnya terungkap. Korban ternyata dibunuh Lukman Nurdin (52), tetangga yang berniat merampoknya.

Wakapolrestabes Bandung AKBP Yoris Maulana mengatakan, pihaknya langsung memburu tersangka seusai merampungkan olah tempat kejadian perkara (TKP) dan mendapat keterangan dari saksi.

"Di TKP, korban meninggal dengan luka tusukan sebanyak 11 lubang. Dari penyelidikan kapolsek dan juga kasatreskrim menemukan petunjuk siapa pelakunya," kata Yoris di Mapolrestabes Bandung, Jalan Jawa, Rabu (2/6).

"Hari kedua, kita sudah mengetahui siapa pelakunya, dan tim bergerak cepat, melakukan penangkapan terhadap pelaku (Lukmam Nurdin) di Tasikmalaya (tempat melarikan diri)," lanjutnya.

Berdasarkan keterangan sementara, tersangka Lukman Nurdin melakukan pembunuhan seorang diri. Pria yang rumahnya berjarak dua bangunan dengan ruko tempat usaha korban awalnya berniat melakukan perampokan.

Tersangka masuk ke ruko milik korban melalui pintu atas. Saat hendak mencari barang berharga, dia melihat ada Sulaiman sedang tertidur.

Dalam keadaan panik, dia membangunkan Sulaiman, meminta uang sambil menodongkan pisau. Korban sempat melakukan perlawanan, namun ditusuk. Setelah meninggal dunia, jasadnya dibawa ke ruangan gudang.

"(Tersangka) menjelaskan bahwa tindakan pembunuhan dan juga perampokan ini karena kepepet untuk bayar utang, total (utangnya) Rp460 juta, " ucap Yoris.

"Setelah melakukan penusukan, tersangka langsung mengambil uang di rumah korban sebanyak Rp50 juta. Saat ini pelaku sudah ada di Mapolrestabes Bandung," jelas Yoris.

Pihak kepolisian akan mengurai peristiwa yang terjadi untuk mengetahui pembunuhan ini berencana atau tidak. Hasil sementara, tersangka sudah menyiapkan pisau sebelum masuk ke dalam ruko korban.

Polisi sudah menyita sejumlah barang bukti di antaranya pakaian yang dikenakan oleh korban hingga buku tabungan.

Yoris mengatakan, Lukman dijerat dengan Pasal 365 ayat (3) KUHPidana dengan ancaman hukuman selama 15 tahun penjara juncto Pasal 338 KUHPidana dengan ancaman pidana 15 tahun kurungan juncto Pasal 351 ayat (3) dengan ancaman hukuman 7 tahun penjara.

Diberitakan sebelumnya, Sulaiman ditemukan meninggal dunia di ruko yang dijadikan gudang tempat penyimpanan plastik miliknya di Kecamatan Astanaanyar, Kota Bandung pada Kamis (27/5). Saat itu, kondisi jasad sudah mengeras dan penuh darah. [yan]

Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini