Target ZIS Rp5,5 Miliar, Wakil Bupati Dorong ASN Kepulauan Seribu Aktif Kumpulkan Zakat

Wakil Bupati Kepulauan Seribu Aceng Zaini mendesak Aparatur Sipil Negara (ASN) di wilayahnya untuk proaktif mengumpulkan ZIS, demi mencapai target ambisius dan memberdayakan masyarakat.

Redaksi Merdeka
Oleh Redaksi Merdeka - Reporter
Target ZIS Rp5,5 Miliar, Wakil Bupati Dorong ASN Kepulauan Seribu Aktif Kumpulkan Zakat
Wakil Bupati Kepulauan Seribu Aceng Zaini mendesak Aparatur Sipil Negara (ASN) di wilayahnya untuk proaktif mengumpulkan ZIS, demi mencapai target ambisius dan memberdayakan masyarakat. (Merdeka.com)

Wakil Bupati Kepulauan Seribu, Aceng Zaini, secara tegas mendorong seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) di wilayahnya untuk lebih proaktif dalam menunaikan serta mengumpulkan Zakat, Infak, dan Sedekah (ZIS). Inisiatif ini bertujuan untuk mencapai target pengumpulan ZIS yang telah ditetapkan oleh Pemerintah Provinsi DKI Jakarta. Langkah strategis ini diharapkan dapat memperkuat potensi filantropi Islam di kalangan abdi negara.

Dorongan ini disampaikan Aceng di Jakarta, pada Senin, sebagai bagian dari upaya pemerintah daerah untuk meningkatkan kontribusi ZIS demi kesejahteraan masyarakat. Keterlibatan aktif para ASN dianggap krusial dalam mencapai target yang telah ditetapkan. Hal ini juga sejalan dengan komitmen Pemkab Kepulauan Seribu dalam mendukung program pemberdayaan ekonomi.

Selain itu, Pemerintah Kabupaten Kepulauan Seribu juga telah memperkuat Unit Pengumpul Zakat (UPZ) di berbagai tingkatan. Penguatan UPZ ini diharapkan mampu mengoptimalkan pengumpulan dana ZIS. Dana tersebut nantinya akan dialokasikan untuk pemberdayaan masyarakat serta membantu warga yang membutuhkan di wilayah kepulauan.

Penguatan UPZ dan Target Ambisius ZIS

Aceng Zaini menekankan pentingnya penguatan Unit Pengumpul Zakat (UPZ) di Kepulauan Seribu. "Kita harus semangat meningkatkan UPZ yang ada di Kepulauan Seribu," kata Aceng saat membuka "Festival Muharam Kepulauan Seribu" di Jakarta pada Selasa (9/9). Penguatan ini menjadi fondasi utama untuk mengoptimalkan potensi ZIS dari ASN dan masyarakat umum.

Badan Amil Zakat Nasional-Badan Amil Zakat Infak Sedekah (Baznas-Bazis) Kabupaten Kepulauan Seribu telah menetapkan target pengumpulan ZIS yang signifikan. Untuk tahun 2024, target yang dibebankan mencapai Rp5,5 miliar. Angka ini menunjukkan peningkatan drastis dibandingkan realisasi pengumpulan ZIS pada tahun 2023 yang mencapai Rp2,74 miliar.

Proyeksi target ZIS untuk tahun 2025 juga tetap ambisius, yakni sebesar Rp5,5 miliar. Target ini mencerminkan komitmen Baznas-Bazis dalam mengelola dan mendistribusikan dana ZIS secara efektif. Keterlibatan ASN dalam proses pengumpulan ini diharapkan dapat menjadi motor penggerak utama.

Pulau Tidung sebagai Inkubator Ekonomi Berbasis Zakat

Sebagai salah satu strategi inovatif untuk meningkatkan pengumpulan ZIS dan memberdayakan masyarakat, Pemerintah Kabupaten Kepulauan Seribu mencanangkan Pulau Tidung sebagai Kampung Zakat. Program ini bertujuan untuk mendongkrak perekonomian masyarakat lokal. Konsepnya berlandaskan pada pemberdayaan berbasis inkubasi wakaf produktif.

Pelaksana Tugas (Plt) Asisten Pembangunan dan Kesra Kepulauan Seribu, Purnomo, menjelaskan bahwa "Program Kampung Zakat ini diinisiasi Kemenag dengan Baznas, yang sejalan dengan arah pembangunan Kabupaten Kepulauan Seribu dalam memberdayakan, menguatkan dan membangun kemandirian ekonomi masyarakat lokal." Pernyataan ini disampaikan Purnomo di Jakarta, Kamis (11/9).

Program Kampung Zakat tidak hanya berfokus pada pemberian bantuan langsung kepada warga. Lebih dari itu, program ini juga mendorong pembangunan infrastruktur penting di Kepulauan Seribu. Selain itu, inisiatif ini mencakup pelatihan keterampilan serta penciptaan lapangan kerja yang berkelanjutan. Hal ini menunjukkan pendekatan holistik dalam pemberdayaan ekonomi masyarakat.

Sumber: AntaraNews

Rekomendasi