Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Tangkal Radikalisme, Kemenag Tulis Ulang Buku Pelajaran Agama

Tangkal Radikalisme, Kemenag Tulis Ulang Buku Pelajaran Agama Komaruddin. ©2019 Liputan6.com/Ditto Radityo

Merdeka.com - Dirjen Pendidikan Islam Kamarudin Amir mengatakan pihaknya menulis ulang buku pelajaran agama. Penulisan ulang ini dilakukan untuk mencegah paham radikal.

Buku ini rencananya akan dibagikan di seluruh jenjang pendidikan, mulai dari sekolah dasar hingga menengah atas.

"Ada Undang-Undang Perbukuan yang baru, memberikan amanah kepada Kemenag melakukan penulisan buku. Jadi Kemenag harus tulis semua ulang ada 155 buku kita siapkan, InsyaAllah akhir tahun ini launching oleh Menteri Agama," kata Komaruddin usai diskusi Forum Merdeka Barat (FMB) di Kantor Menkominfo, Jakarta Pusat, Senin (11/11).

Buku Tak Sesuai Standar Ditarik

Komaruddin menjelaskan, penulisan ulang buku tersebut juga mengacu aturan baru dengan mewajibkan penafsihan, dan pengesahan diotentifikasi sepenuhnya oleh Kementerian Agama. Sebab diketahui otoritas tersebut dipegang penuh oleh Kementerian Pendidikan.

"Misal buku pengayaan yang ditulis masyarakat, boleh saja. Tapi harus ditafsih dulu, disahkan (Kemenag) untuk mengantisipasi munculnya buku-buku yang di luar Kemenag, yang tidak sesuai ajaran agama yang benar," jelas Komaruddin.

Untuk itu, dia menyebut jika ditemukan buku agama belum tersertifikasi dari Kemenag, buku tersebut akan ditarik. Nantinya, buku itu akan diverifikasi sesuai standar Kemenag.

"Jadi ya harus ditafsih dulu, kalo tidak ya belum sah, bisa ditarik dari peredaran," tandas dia.

Reporter: M Radityo

(mdk/ray)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP