Tangkal Corona, Ma'ruf Minta Maaf Orang Tak Bisa Salaman dan Cium Tangannya

Tangkal Corona, Ma'ruf Minta Maaf Orang Tak Bisa Salaman dan Cium Tangannya. Wapres mengatakan biasanya dirinya setiap orang yang dijumpai dalam acara tertentu menyalami dirinya dengan mencium tangannya.

Eko Prasetya
Oleh Eko Prasetya - Reporter
Tangkal Corona, Ma'ruf Minta Maaf Orang Tak Bisa Salaman dan Cium Tangannya
Wapres Maruf Amin di Bangka Belitung. ©2020 Merdeka.com/Muhammad Genantan Saputra

Wakil Presiden Ma'ruf Amin melakukan 'salaman corona' kepada peserta pembukaan Musyawarah Nasional V Asosiasi DPRD Kota Seluruh Indonesia (ADEKSI) di Mataram, Lombok Nusa Tenggara Barat untuk mengantisipasi penyebaran virus corona (COVID-19) .

"Saya minta maaf kalau terpaksa salamannya pakai 'salaman corona'," ujar Wapres yang disambut tawa peserta Munas V ADEKSI di Mataram, NTB, Rabu.

'Salaman corona' yang dimaksud Wapres adalah salaman tanpa bersentuhan satu sama lain, guna menghindari pemaparan virus. Wapres mengatakan biasanya dirinya setiap orang yang dijumpai dalam acara tertentu menyalami dirinya dengan mencium tangannya.

"Biasanya banyak yang ketemu saya ada yang cium tangan. Kali ini terpaksa salamannya tidak cium tangan untuk menangkal corona," ujar Wapres.

Pada acara tersebut turut hadir Gubernur NTB Zulkieflimansyah yang juga memberikan sambutan.

Minum Susu Kuda Liar Tangkal Corona

Dalam sambutannya Zulkieflimansyah sempat melontarkan kelakar mengenai kiat warga NTB menangkal COVID-19, dengan memperkuat imunitas tubuh dengan mengonsumsi susu kuda liar khas NTB.

Wapres pun menyikapi kelakar Gubernur NTB dengan canda. "Ternyata di sini ada yang bisa menangkal corona, seperti yang ditawarkan Pak Gubernur, yaitu susu kuda liar. Tetapi kita juga harus berhati-hati, harus bisa menangkal dampak dari susu kuda liar itu," canda Wapres.

Acara Munas V ADEKSI sendiri diselenggarakan dengan antisipasi penuh terhadap penyebaran COVID-19. Setiap peserta Munas V ADEKSI yang hendak masuk ke dalam ruang acara harus melalui pemeriksaan suhu tubuh dan mensterilkan tangan lebih dulu.

Rekomendasi