Tanam Kelapa di Tepi Sungai, Petani di Banyuasin Diterkam Buaya

Kamis, 16 Desember 2021 13:10 Reporter : Irwanto
Tanam Kelapa di Tepi Sungai, Petani di Banyuasin Diterkam Buaya Ilustrasi buaya. pixabay.com ©2020 Merdeka.com

Merdeka.com - Warga Kelurahan Kedodong Raye, Kecamatan Banyuasin III, Banyuasin, Sumatera Selatan, Jono (57), hilang setelah diterkam buaya. Warga bersama tim gabungan masih melakukan upaya pencarian.

Peristiwa itu terjadi saat korban bersama temannya, Alkan, menanam kelapa di sekitar sungai PT SAL di Kecamatan Suak Tapeh, Banyuasin, Rabu (16/12). Baru saja menaruh bibit, tubuh korban langsung disambar buaya dan ditarik ke sungai.

Melihat kejadian itu, temannya seketika jatuh pingsan. Setelah sadar, dia langsung pulang ke kampung untuk memberitahukannya kepada warga.

2 dari 2 halaman

Serangan Buaya Kerap Terjadi di Lokasi Itu

Lurah Kedondong Raye Rusli mengatakan, pencarian masih dilakukan di sekitar TKP. Belum ditemukan tanda-tanda keberadaan korban dan buaya pemangsa.

"Kejadiannya kemarin siang saat korban menanam pohon kelapa pinggir sungai. Sampai sekarang nasibnya belum tahu, karena belum ditemukan," ungkap Rusli, Kamis (16/12).

Kepala BPBD Banyuasin Alfian mengakui di lokasi itu kerap terjadi serangan buaya. Warga diimbau lebih waspada jika beraktivitas seorang diri.

BPBD Banyuasin bersama warga berupaya menemukan korban dengan menelusuri sungai di sekitar TKP. "Mudah-mudahan korban segera ditemukan dan bisa diserahkan kepada keluarga," pungkasnya.

[yan]
Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini