Takut Ditangkap Polisi Lantaran Ketahuan Mencuri, Pemuda Ini Bunuh Diri

Kamis, 11 Juli 2019 02:34 Reporter : Yan Muhardiansyah
Takut Ditangkap Polisi Lantaran Ketahuan Mencuri, Pemuda Ini Bunuh Diri Ilustrasi Mayat. ©2013 Merdeka.com

Merdeka.com - Arif Fani (28) ditemukan tergantung tak bernyawa di kamar mandi rumahnya di Jalan Karya Pembangunan, Lingkungan 1, Kelurahan Satria, Kecamatan Padang Hilir, Tebing Tinggi, Sumut. Pemuda ini diduga bunuh diri karena takut ditangkap polisi, karena sebelumnya dia mencuri di rumah tetangganya.

"Kejadian sebelumnya yang pelaku pencurian diduga orang ini (Arif) kemudian besok harinya orang ini ditemukan bunuh diri," kata Kapolres Tebing Tinggi, AKBP Sunadi, Rabu (10/7).

Tubuh Arif ditemukan pada Selasa (9/7) sekitar pukul 08.00 Wib. Di lehernya melingkar ikat pinggang yang ujungnya diikatkan ke plafon.

Sebelum ditemukan tewas, Arif ketahuan mencuri di rumah Deni Simbolon, di Jalan Karya Pembangunan Lingkungan V Kelurahan Damar Sari Kecamatan Padang Hilir. Pencurian itu terjadi sekitar pukul 04.00 Wib.

Pelaku masuk ke rumah kontrakan korban diduga melalui atap seng dan menjebol plafon dapur rumah korban. Dia mengambil uang korban sebesar Rp 1.200.000.

Selanjutnya saat korban terbangun, pelaku langsung memukulnya. Akibatnya, perempuan itu mengalami lebam di bagian pipi, mata kanan, dan belakang telinga, serta luka di bibir.

"Kemudian korban meraih martil yang ada di dalam kamar dan memukul bagian kepala pelaku," ujar Sunadi.

Pelaku keluar dari rumah korban melalui pintu depan. Sementara Deni melaporkan pencurian ke Polsek Padang Hilir.

Sekitar pukul 09.15 Wib, pihak kepolisian menerima laporan tentang Arif yang tewas di rumahnya. Jasad pemuda itu pertama kali ditemukan salah seorang anggota keluarganya.

"Saat itu saksi mengetuk pintu kamar mandi, saksi menarik paksa pintu kamar mandi tersebut ternyata terikat dengan tali plastik dari dalam. Setelah pintu terbuka, saksi melihat ada orang tergantung di plafon rumah dengan posisi leher terikat ikat panggang," jelas Sunadi.

Petugas Unit Reskrim dan Inafis Polres Tebing Tinggi langsung datang dan menurunkan tubuh Arif. Jasad pemuda itu lalu dibawa ke RSUD Kumpulan Pane Kota Tebing Tinggi, untuk divisum.

Sunadi mengatakan, dari hasil pemeriksaan, pada fisik bagian luar tubuh Arif terdapat luka robek di kepala dekat kuping kiri, luka robek di leher di bawah dagu dan luka gores di bagian punggung.

"Dari analisa sementara oleh dokter di RSUD Kumpulan Pane, menyimpulkan bahwa penyebab korban meninggal dunia gagal napas karena jeratan di leher akibat gantung diri," ujar Sunadi.

Pihak keluarga menerima kematian Arif murni bunuh diri. Pihak keluarga juga membuat permohonan agar tidak dilakukan autopsi. [eko]

Topik berita Terkait:
  1. Bunuh Diri
  2. Medan
Berikan Komentar
Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini