Tak takut isu teror, Jokowi lanjutkan kunjungan kerja ke Yogyakarta

Minggu, 15 Juli 2018 14:14 Reporter : Arie Sunaryo
Tak takut isu teror, Jokowi lanjutkan kunjungan kerja ke Yogyakarta Jokowi resmikan pembangkit listrik di Sulawesi Selatan. ©Biro Pers Media RI/I LAILY RACHEV

Merdeka.com - Presiden Joko Widodo (Jokowi) kembali menunjukkan sikapnya untuk tidak takut terhadap maraknya aksi terorisme. Ia bahkan mengajak masyarakat untuk bersama sama dengan aparat untuk memberantas dan menangani terorisme.

Jokowi juga menegaskan untuk melakukan kunjungan ke Yogyakarta meski terjadi aksi teror yang menewaskan tiga pelaku di jalan Kaliurang km 9,5 Sardonoharjo, Ngaglik, Kabupaten Sleman. Mantan Wali Kota Solo itu memastikan akan tetap melakukan kunjungan kerja ke Jogja sesuai dengan agenda yang sudah dijadwalkan, pada Minggu (15/7) siang.

"Yang namanya terorisme itu masih ada di negara kita, kita harus sadar itu," ujar Jokowi di sela meresmikan jalan tol segmen Kartasura-Sragen, Minggu (15/7) pagi.

Menurut dia, tanpa adanya kerja sama tersebut, pemberantasan dan penanganan terorisme tidak akan selesai. Jokowi menegaskan, selama ini pemerintah sudah berupaya untuk memberantas aksi terorisme di Indonesia. Namun upaya itu masih belum cukup untuk menghentikan aksi yang mengancam keamanan dalam negara kesatuan republik Indonesia (NKRI).

"Saya yakin, dengan peran serta masyarakat, keberadaan terorisme akan mampu untuk dihentikan. Pemerintah sudah melakukan pendekatan, baik secara lunak maupun secara keras, tetapi masih ada," tandasnya.

Maka dari itu, lanjut Jokowi, pemerintah tidak segan untuk melakukan tindakan tegas terhadap para pelaku terorisme. Apalagi, tindakan mereka sudah menjadi ancaman, dan harus segera diselesaikan oleh aparat hukum.

"Jadi saya akan tetap berangkat ke Jogja," tegasnya lagi.

Di Yogyakarta presiden dijadwalkan meresmikan kawasan Studio Alam Sultan Agung di Desa Gemplong Moyudan Kabupaten Sleman. [bal]

Berikan Komentar
Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini