Advertisement
Temuan ular itu diabadikan melalui foto dan video yang beredar di kalangan pegawai Pemprov Riau. Disebutkan ular itu bertelur hingga puluhan butir.
"Dikantor gubernur ada sekitar 80 butir telur, sebagian besar sudah kondisi menetas dan mgkn yaaa lagi cari2 makan lah ya.. jadi tiati ya kawan2 di kantor gub,"
bunyi pesan WhatsApp tersebut.
Advertisement
merdeka.com
Dalam video dan foto yang beredar diterima merdeka.com Rabu (6/9), terlihat seekor ular besar melingkar di dalam saluran air. Ada juga ular yang sedang berdiam diri di atas pipa saluran air yang ada sebuah besinya di parkiran.
Selain itu, ada juga ular piton berukuran kecil yang sedang berjalan di halaman kantor gubernur.
Satpol PP Riau dan Damkar dikerahkan untuk menelusuri temuan satwa melata tersebut. Selain itu, petugas juga menyusuri lokasi lain untuk memastikan ada atau tidaknya ular yang lain.
Advertisement
"Ular itu ditemukan Selasa malam kemarin, lalu dievakuasi malam itu juga. Tadi pagi kami melakukan penelusuran apakah ada lagi ularnya atau tidak, ternyata tidak ada lagi,"
ujar Kasatpol PP Riau Hadi Penandio kepada merdeka.com, Rabu.
merdeka.com
Advertisement
Hadi dan anak buahnya bergegas mencari di setiap lokasi parkiran. Hadi memperkirakan ular itu masuk melalui saluran air, parit atau melalui jalan.
"Di parkiran itu kan banyak saluran air, kemungkinan dari situ masuknya. Karena saluran air terhubung ke parit-parit. Kita sudah turun bersama Biro Umum berkoordinasi dengan Damkar untuk sweeping dan evakuasi," ujar Hadi.
Pegawai di lingkungan Kantor Gubernur Riau, Jalan Jenderal Sudirman, Pekanbaru, heboh dengan kemunculan seekor ular besar piton itu. Penemuan ini telah menyebabkan ketakutan dan membuat bulu kuduk merinding.
Sementara itu, Kepala Biro Umum Setdaprov Riau Herman ketika dikonfirmasi mengatakan pihaknya sudah mengecek ke lokasi.
"Mengenai yang disampaikan di media terkait banyak ular di basement di lantai 9. Udah kami cek tadi pagi bersama anak cleaning servis (cs) yang bertugas kebersihan di basement,"
kata Herman.
Advertisement
Advertisement
"Ular hanya satu ekor kecil, kebetulan lewat di situ ular piton sanca. Setiap hari dibersihkan basement itu tak pernah ada kelihatan ular, semuanya bersih oleh anak-anak cs kita," kata Herman.
Meski Herman mengatakan ular itu hanya lewat, namun kenyataannya ular sampai bertelur di parkiran tersebut.
"Sudah kita cek ularnya sudah gak ada lagi hanya numpang lewat menurut keterangan anak cs petugas kebersihan kantor gubernur," tambahnya.