Tak mampu beli rokok, kernet bus kota gelapkan motor teman
Merdeka.com - Berdalih tak punya uang untuk membeli rokok, Sukasminto (38) nekat menggelapkan sepeda motor temannya sendiri. Satu tahun buron, kernet bus kota itu akhirnya diciduk polisi.
Pelaku yang tinggal di Jalan Mega Asri, Kelurahan Sukajadi, Kecamatan Talang Kelapa, Banyuasin, Sumatera Selatan, itu mengaku kesulitan dalam memenuhi kebutuhan sehari-hari, termasuk membeli sebatang rokok pun susah. Kehabisan akal, pelaku menggelapkan sepeda motor temannya, Dedi (37) dan dijual kepada seseorang seharga Rp 1 juta.
"Saya jual satu juta, habis waktu itu lagi nganggur. Jangan kan buat makan, mau beli rokok saja tidak bisa karena duit tidak ada," ungkap tersangka Sukasminto di Mapolsek Ilir Timur II Palembang, Jumat (23/12).
Dia mengatakan, motor itu dibawa kabur saat nongkrong bersama teman-temannya yang lain termasuk korban. Tersangka berpura-pura meminjam dengan alasan membeli rokok.
"Habis itu saya matiin telpon, pergi biar tidak ketemu sama dia (korban). Saya tidak tahu dia melapor ke polisi," ujarnya.
Kapolsek Ilir Timur II Palembang, Kompol Hadiwijaya mengungkapkan, penangkapan tersangka cukup sulit karena selalu berpindah-pindah tempat tinggal. Keberadaannya baru terlacak saat tersangka bekerja sebagai kernet bus kota di Palembang.
"Waktu mau ditangkap tersangka masuk bus kota, mau menghindar. Tapi keburu ketahuan petugas," tukasnya.
(mdk/lia)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya