Tak Bisa Kembali ke Luar Negeri, 40 Ribu PMI di Jatim Jadi Pengangguran Baru

Jumat, 18 Juni 2021 04:03 Reporter : Erwin Yohanes
Tak Bisa Kembali ke Luar Negeri, 40 Ribu PMI di Jatim Jadi Pengangguran Baru Pekerja Migran Indonesia. ©2021 Merdeka.com

Merdeka.com - Jumlah pengangguran baru di Jawa Timur meningkat. Hal ini seiring dengan kepulangan para Pekerja Migran Indonesia (PMI) dengan jumlah hingga 40 ribu lebih.

Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Jawa Timur (Jatim), Himawan Estu Bagijo mengatakan, jika dihitung sejak awal pandemi sekitar tahun 2020, maka PMI yang telah kembali pulang ke Jatim ada sekitar 40 ribuan.

"Kalau 40 ribu-an ya ada (terhitung sejak 2020)," katanya, Kamis (17/6).

Ia menambahkan, sejak pandemi Covid-19 ini, para PMI tersebut banyak yang tidak bisa kembali ke negara tempat mereka bekerja sebelumnya. Sehingga hingga kini, para pekerja tersebut tidak lagi memiliki pekerjaan.

"Semua PMI yang pulang ini enggak bisa kembali (ke luar negeri)," tambahnya.

Ia menyebut, kondisi ini diakuinya dapat menjadi potensi peningkatan pengangguran dan menurunkan angka partisipasi angkatan kerja di Jatim. Untuk itu, dirinya pun berharap agar pemerintah daerah setempat juga dapat mengerti dengan situasi tersebut.

"Kabupaten/kota juga harus mengerti, ini bisa meningkatkan angka pengangguran dan menurunkan tingkat partisipasi angkatan kerja. Tingkat pengangguran terbuka pasti naik," ungkapnya.

Salah satu cara yang dilakukan Disnakretrans Jatim adalah mencatat PMI yang pulang. Kemudian mengecek alamat rumahnya untuk memastikan benar-benar di rumah. Jika bisa ditemui, maka akan ditawari untuk ikut pelatihan.

"Tapi cakupannya tidak bisa banyak, paling kalau pelatihan satu angkatan 40 (PMI), 10 kali ketemunya 400 orang. Jadi kalau itu cuma satu persen dari 40 ribu itu (PMI)," ungkapnya.

Dirinya berharap pola ini bisa diikuti kabupaten/kota supaya jumlah PMI yang terserap pelatihan bisa lebih banyak.

Pelatihan ini dibuat untuk menambah kemampuan mantan PMI supaya bisa bekerja di Indonesia saja. Bahkan diharapkan mampu menciptakan lapangan kerja dengan membuka usaha mandiri.

Sementara itu, berdasarkan data Disnakertrans Jatim, jumlah PMI yang pulang ke 27 April-7 Juni 2021 telah mencapai 10.907 orang. Tiga terbanyak ialah di Kabupaten Sampang 1.910 PMI, Pamekasan 1.004 PMI dan Bangkalan 982 PMI. [bal]

Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini