Tak ada kerusakan pintu rumah ketika Murniati tewas

Reporter : Juven Martua Sitompul | Selasa, 10 Januari 2017 21:38
Tak ada kerusakan pintu rumah ketika Murniati tewas
TKP pembunuhan di Pondok Rangon. ©2017 Merdeka.com/Juven M Sitompul

Merdeka.com - Banyak kejanggalan yang dirasakan pihak keluarga atas tewasnya Murniati (20) di kamar rumahnya di Jalan Makmur, RT 03, RW 03, Pondok Rangon, Cipayung, Selasa (10/1) dini hari. Sebab tidak ada kerusakan di bagian pintu depan rumah Murniati.

Padahal, akses keluar masuk rumah Murniati hanya satu yaitu pintu depan rumahnya.

"Pintu gagang enggak rusak. Berarti kan enggak dibobol," kata Dewi, bibi dari Murniati saat ditemui di lokasi, Selasa (10/1).

"Itu yang saya heran. Pasti dia masuk lewat pintu depan," timpal dia.

Dewi menjelaskan, memang ada akses lain untuk masuk ke rumah berwarna cat biru itu. Namun, pintu itu sudah ditutup bersamaan dengan berdirinya sebuah kontrakan di sebelah rumah Murniati.

"Sebenarnya ada lagi akses masuk. Tembusnya ke rumah kontrakkan sebelah. Cuma aksesnya sudah ditutup lemari. Karena kan ada yang ngontrak," ujar dia.

Sebelumnya, Murniati ditemukan sudah meregang nyawa di kamar rumahnya, Jalan Makmur RT 03 RW 03, Pondok Ranggon, Cipayung, Jakarta Timur, Selasa (10/1), sekitar pukul 02.00 dini hari.

Muniati ditemukan tewas oleh tetangga rumahnya. Saat ditemukan, terdapat banyak luka di mayat korban.

Kuat dugaan, luka itu berasal dari benturan benda tumpul dan bekapan bantal. Guna kepentingan penyelidikan, saat ini jenazah Murniati dibawa ke Rumah Sakit Polri Kramat Jati untuk dilakukan autopsi.

[sho]

Rekomendasi Pilihan

KUMPULAN BERITA
# Pembunuhan# Jakarta

Komentar Anda



BE SMART, READ MORE