Seorang anak laki-laki bernama Alfathir Three (2,5) meninggal dunia usai dibacok oleh tetangganya, Minggu (19/10) sekira pukul 15.00 WIB di Desa Tanjung Tebat, Kecamatan Bunga Mas, Kabupaten Bengkulu Selatan, Bengkulu. Tak hanya Alfathir Three, sang ibu dan kakaknya pun turut menjadi korban yang diketahui bernama Risi Wulandari (39) dan Nia (14).
Kapolres Bengkulu Selatan, AKBP Awilzan pun membenarkan adanya peristiwa penganiayaan tersebut. Saat inj kedua korban tengah dirawat di RSUD Hasanudin Damrah Manna.
"Benar, hubungan antar korban ibu dan anak. Satu korban meninggal dunia," katanya Senin (20/10).
Berdasarkan keterangan saksi korban Nia, saat itu Risi tengah mengangkat jemuran yang berada di belakang rumah.
"Kemudian pelaku datang dan tanpa ada percakapan dan langsung melakukan penganiayaan menggunakan senjata tajam (parang)," jelas Awilzan.
Risi pun berteriak, seketika kedua anaknya pun mendatangi sang ibu. Namun sayang pelaku pun menganiaya keduanya.
"Akibatnya ketiga korban mengalami luka bacok pada beberapa bagian tubuh, hingga mengakibatkan satu korban meninggal dunia," ungkap Awilzan.
Atas peristiwa itu, Awilzan menyebutkan jika pelaku diduga mengalami gangguan kejiwaan.
"Setelah laporan itu anggota telah mendatangi lokasi untuk melakukan olah TKP,"tandasnya.
Advertisement