Wali Kota Makassar Munafri Arifuddin baru-baru ini meluncurkan sebuah inisiatif penting bagi lingkungan kota. Beliau mengajak seluruh warga untuk aktif menanam dan merawat pohon di lingkungan masing-masing demi masa depan yang lebih baik.
Ajakan ini disampaikan pada Sabtu, 27 September, dalam acara peluncuran Program Pesona Paropo di Kecamatan Panakkukang, Makassar. Fokus utama dari inisiatif ini adalah pada pohon endemik seperti satulu dan bune, serta jenis lokal lainnya yang khas.
Tujuannya sangat jelas, yaitu mewujudkan Makassar Kota Hijau yang asri dan berkelanjutan. Inisiatif ini diharapkan dapat memperbaiki kualitas udara secara signifikan dan menciptakan warisan lingkungan sehat untuk generasi mendatang.
Advertisement
Advertisement
Ajak Warga Tanam Pohon Endemik untuk Makassar Kota Hijau
Dalam sambutannya, Wali Kota Munafri Arifuddin menekankan pentingnya peran serta masyarakat dalam menjaga lingkungan. "Saya ingin setiap orang punya tanggung jawab memelihara minimal satu pohon," ujarnya, menyerukan partisipasi aktif.
Beliau membayangkan dampak luar biasa yang bisa terjadi jika seluruh penduduk Makassar berpartisipasi dalam gerakan ini. "Kalau 1,4 juta penduduk Makassar menanam, bayangkan seberapa hijau kota kita," tambahnya, menggambarkan visi kota yang lebih rindang.
Penghijauan ini bukan sekadar estetika belaka, tetapi juga merupakan investasi jangka panjang yang krusial bagi kualitas hidup. Lingkungan yang lebih hijau akan secara signifikan memperbaiki kualitas udara kota, serta menjadi warisan berharga bagi generasi anak cucu kita di masa depan.
Advertisement
Advertisement
Program Pesona: Model Pengelolaan Sampah dan Dukungan Penghijauan
Pada kesempatan yang sama, Munafri Arifuddin memberikan apresiasi khusus kepada Kecamatan Panakkukang dan Kelurahan Paropo. Keduanya dipuji karena respons cepatnya terhadap program pemerintah di bidang pengelolaan sampah, menunjukkan komitmen yang kuat.
Program Pesona (Pendistribusian Sampah Organik untuk Maggot) Paropo diharapkan menjadi sebuah percontohan yang berhasil diterapkan. Ini adalah model pengelolaan sampah berbasis masyarakat yang tidak hanya efektif tetapi juga berkelanjutan.
Inisiatif ini juga mendukung target ambisius Makassar sebagai kota yang bersih, hijau, dan berdaya. Selain itu, program ini diharapkan dapat menciptakan nilai ekonomi dari hasil pengelolaan sampah, memberikan manfaat ganda bagi warga.
Advertisement
"Saya berharap tempat ini bukan hanya seremonial, tetapi menjadi aksi nyata pengelolaan sampah di tingkat masyarakat," tegas Wali Kota, menekankan pentingnya implementasi berkelanjutan.
Advertisement
Komitmen Panakkukang Wujudkan Visi Makassar Kota Hijau
Menanggapi arahan dan visi dari Wali Kota, Camat Panakkukang Ari Fadli dengan sigap menyatakan kesiapannya. Pihaknya memastikan akan menindaklanjuti instruksi tersebut dengan langkah-langkah nyata dan terukur di lapangan.
Ari Fadli berencana untuk segera berkoordinasi dengan dinas terkait guna menguatkan kembali peran RT/RW. Fokusnya adalah dalam menanam tanaman endemik, memastikan keberlanjutan ekosistem lokal.
"Seperti yang disampaikan Pak Wali, kota ini harus dihijaukan dengan bibit-bibit tanaman yang kini sulit kita jumpai," ujarnya, menegaskan komitmen untuk melestarikan keanekaragaman hayati lokal.
Advertisement
Sumber: AntaraNews