Tahukah Anda Total Rp1,75 Juta? Pemkab Madiun Salurkan BLT DBHCHT untuk 2.424 Buruh dan Petani Tembakau

Pemerintah Kabupaten Madiun menyalurkan BLT DBHCHT kepada ribuan buruh pabrik rokok dan petani tembakau. Dana Rp1,75 juta per orang ini diharapkan tingkatkan kesejahteraan. Simak detailnya!

Redaksi Merdeka
Oleh Redaksi Merdeka - Reporter
Tahukah Anda Total Rp1,75 Juta? Pemkab Madiun Salurkan BLT DBHCHT untuk 2.424 Buruh dan Petani Tembakau
Pemerintah Kabupaten Madiun menyalurkan BLT DBHCHT kepada ribuan buruh pabrik rokok dan petani tembakau. Dana Rp1,75 juta per orang ini diharapkan tingkatkan kesejahteraan. Simak detailnya! (AntaraNews)

Pemerintah Kabupaten Madiun, Jawa Timur, telah memulai penyaluran Bantuan Langsung Tunai (BLT) yang bersumber dari Dana Bagi Hasil Cukai Hasil Tembakau (DBHCHT) tahun anggaran 2025. Penyaluran ini ditujukan kepada 2.424 penerima manfaat yang terdiri dari buruh pabrik rokok dan petani tembakau di wilayah tersebut. Acara penyaluran bantuan ini berlangsung di Pendopo Muda Graha, Madiun, pada Selasa (14/10) lalu.

Setiap penerima manfaat akan mendapatkan total bantuan sebesar Rp1,75 juta, yang dicairkan secara bertahap selama lima bulan. Dana ini diharapkan dapat membantu memenuhi kebutuhan dasar keluarga serta meningkatkan kesejahteraan para pekerja di sektor tembakau. Bupati Madiun, Hari Wuryanto, secara langsung menyerahkan bantuan tersebut dan memberikan arahan kepada para penerima.

Dari total penerima, sebanyak 529 orang merupakan buruh pabrik rokok, sementara 1.895 orang lainnya adalah petani tembakau. Penyaluran BLT DBHCHT Madiun ini merupakan bentuk komitmen pemerintah daerah dalam mengelola dana cukai untuk kepentingan masyarakat. Program ini juga menjadi bagian dari upaya pemerintah daerah untuk mendukung perekonomian lokal.

Detail Penyaluran dan Pemanfaatan BLT DBHCHT Madiun

Bupati Madiun Hari Wuryanto menegaskan pentingnya pemanfaatan dana BLT DBHCHT secara bijak oleh para penerima. Beliau meminta agar bantuan tersebut digunakan untuk kebutuhan pokok keluarga dan hal-hal yang bermanfaat. "Saya meminta agar manfaatkan dana bantuan ini dengan sebaik-baiknya. Jangan sampai dibelikan barang yang tidak bermanfaat," ujarnya.

Bupati Hari Wuryanto juga secara spesifik menyarankan agar dana tersebut dialokasikan untuk kebutuhan pendidikan anak. Misalnya, membeli perlengkapan sekolah anak-anak, yang dapat meringankan beban orang tua. Pemanfaatan dana untuk hal produktif seperti ini diharapkan dapat memberikan dampak jangka panjang bagi keluarga penerima BLT DBHCHT Madiun.

Setiap penerima bantuan akan menerima Rp350 ribu setiap bulannya, yang akan diberikan selama lima bulan berturut-turut. Dengan demikian, total bantuan yang diterima per individu mencapai Rp1,75 juta. Mekanisme penyaluran ini dirancang untuk memastikan dana dapat digunakan secara berkelanjutan untuk kebutuhan bulanan.

Peningkatan Alokasi DBHCHT dan Program Pendukung

Selain penyaluran BLT DBHCHT Madiun, Pemerintah Kabupaten Madiun juga mengalokasikan dana cukai untuk program-program lain yang mendukung sektor pertanian tembakau. Program ini mencakup pembangunan infrastruktur dan sarana produksi bagi kelompok tani. Hal ini menunjukkan pendekatan komprehensif dalam pemanfaatan DBHCHT.

Salah satu contoh program adalah pembangunan sarana produksi di Desa Ngale, yang ditujukan untuk kelompok tani. Sarana ini meliputi alat pengolahan pasca-panen serta perbaikan irigasi pertanian di sekitarnya. "Untuk kelompok tani, kami bangun sarana produksi di Desa Ngale, termasuk alat pengolahan pasca-panen dan irigasi pertanian di sekitarnya," kata Bupati Hari Wuryanto.

Tahun ini, Kabupaten Madiun mencatat peningkatan alokasi DBHCHT yang signifikan. Dana yang diterima mencapai Rp34,37 miliar, naik sekitar Rp4,1 miliar atau 14 persen dibandingkan tahun sebelumnya yang sebesar Rp30,27 miliar. Peningkatan ini memberikan peluang lebih besar bagi Pemkab Madiun untuk melaksanakan program-program yang bermanfaat.

Pemerintah daerah berharap kenaikan alokasi dana ini dapat dimanfaatkan secara optimal untuk kesejahteraan masyarakat. Khususnya bagi para pekerja dan petani tembakau di Kabupaten Madiun. Optimalisasi penggunaan dana DBHCHT menjadi kunci untuk mencapai dampak positif yang berkelanjutan bagi komunitas lokal.

Sumber: AntaraNews

Rekomendasi