Pemerintah Provinsi Banten menunjukkan komitmennya dalam pembangunan sumber daya manusia melalui dukungan terhadap inisiatif pembinaan karakter. Gubernur Banten, Andra Soni, menyambut baik rencana penyelenggaraan Festival Baris-Berbaris Banten (FBB) tahun 2025. Acara ini dijadwalkan akan berlangsung pada bulan Oktober di Rangkasbitung, Kabupaten Lebak, dengan tujuan utama menguatkan karakter generasi muda.
Dukungan tersebut disampaikan langsung oleh Gubernur Andra Soni di Kota Serang pada Kamis (11/9). Beliau menegaskan pentingnya pembinaan karakter sebagai perhatian bersama dari semua pihak. Hal ini sejalan dengan upaya pemerintah dalam mempersiapkan generasi yang tangguh dan berdaya saing tinggi untuk menyongsong visi Indonesia Emas 2045.
Festival Baris-Berbaris Banten ini tidak hanya sekadar ajang kompetisi, melainkan sebuah sarana strategis untuk membentuk kedisiplinan, ketangguhan, dan jiwa nasionalisme. Inisiatif ini digagas oleh Forum Baris-Berbaris (FBB) Provinsi Banten yang melibatkan satuan pendidikan di seluruh provinsi. Tujuannya adalah menciptakan sinergi dalam pembinaan karakter melalui kegiatan ekstrakurikuler baris-berbaris yang terstruktur dan masif.
Advertisement
Advertisement
Sinergi Pemerintah dan Komunitas untuk Karakter Unggul
Gubernur Banten, Andra Soni, secara tegas menyatakan dukungannya terhadap penyelenggaraan Festival Baris-Berbaris Banten 2025. "Kami menyambut baik kegiatan tersebut, mudah-mudahan dapat berjalan dengan lancar," ujarnya. Pernyataan ini menggarisbawahi pentingnya kolaborasi antara pemerintah daerah dan komunitas dalam menciptakan lingkungan yang kondusif bagi pengembangan karakter.
Beliau juga menekankan bahwa pembinaan karakter harus menjadi fokus utama bagi semua pemangku kepentingan. Pembentukan karakter yang kuat merupakan fondasi esensial dalam mempersiapkan generasi muda. Generasi ini diharapkan mampu menghadapi tantangan masa depan dan berkontribusi secara signifikan terhadap pencapaian visi Indonesia Emas 2045, di mana Indonesia diproyeksikan menjadi negara maju dan sejahtera.
Visi Indonesia Emas 2045 tidak hanya bergantung pada kemajuan ekonomi atau teknologi, tetapi juga pada kualitas sumber daya manusia. Oleh karena itu, kegiatan seperti Festival Baris-Berbaris Banten menjadi sangat relevan. Ajang ini secara langsung menanamkan nilai-nilai luhur seperti disiplin, kerja sama, dan tanggung jawab, yang merupakan pilar penting dalam membangun karakter bangsa.
Advertisement
Advertisement
Festival Baris-Berbaris: Lebih dari Sekadar Kompetisi
Mardiamin Nugroho, Ketua Umum Forum Baris-Berbaris (FBB) Provinsi Banten, menjelaskan bahwa Festival Baris-Berbaris Banten 2025 dirancang sebagai ajang yang lebih dari sekadar kompetisi. "Kami berencana akan menggelar Festival Baris-Berbaris Banten tahun 2025 di Rangkasbitung, Kabupaten Lebak, pada bulan Oktober nanti," ungkapnya. Festival ini merupakan platform untuk pembentukan karakter yang holistik.
Ajang ini akan melibatkan partisipasi yang luas dari berbagai jenjang pendidikan di Banten. Total ada 100 tim yang akan berkompetisi, dengan rincian yang telah ditetapkan. Sebanyak 25 tim berasal dari tingkat SD, 35 tim dari tingkat SMP, dan 40 tim dari tingkat SMA. Keterlibatan peserta dari berbagai usia ini menunjukkan komitmen untuk menanamkan nilai-nilai karakter sejak dini.
Fokus utama festival ini adalah pembentukan karakter disiplin, tangguh, dan berjiwa nasionalis. Melalui latihan dan penampilan baris-berbaris, peserta diajarkan untuk mengikuti instruksi, bekerja dalam tim, dan menunjukkan ketahanan mental. Nilai-nilai ini sangat krusial dalam membentuk individu yang tidak hanya cerdas secara akademis, tetapi juga memiliki integritas dan semangat kebangsaan yang tinggi.
Advertisement
Advertisement
Membangun Jiwa Kebersamaan dan Nasionalisme
Mardiamin Nugroho juga menyoroti pentingnya menumbuhkan jiwa kebersamaan dan nasionalisme melalui kegiatan Festival Baris-Berbaris Banten. Ia berharap, "melalui kegiatan ini para peserta tidak hanya berkompetisi, tetapi juga menumbuhkan jiwa kebersamaan dan nasionalisme." Aspek ini menjadi inti dari filosofi penyelenggaraan festival.
Kegiatan baris-berbaris secara inheren mengajarkan tentang sinkronisasi dan koordinasi antar individu. Setiap anggota tim harus bergerak serentak dan harmonis, yang secara tidak langsung melatih kepekaan terhadap orang lain dan pentingnya kerja sama. Ini adalah pelajaran berharga yang dapat diterapkan dalam kehidupan bermasyarakat, mendorong terciptanya komunitas yang solid dan saling mendukung.
Inisiasi festival oleh FBB Banten dengan melibatkan satuan pendidikan di seluruh provinsi merupakan bentuk konkret dari sinergi. Ini menunjukkan bahwa pembinaan karakter bukan hanya tanggung jawab sekolah atau keluarga semata, melainkan upaya kolektif. Melalui kegiatan ekstrakurikuler seperti baris-berbaris, nilai-nilai kebangsaan dan kebersamaan dapat ditanamkan secara efektif dan menyenangkan kepada generasi muda.
Advertisement
Sumber: AntaraNews