Badan Musyawarah (Bamus) Betawi menegaskan komitmen kuatnya untuk terus menjaga persatuan dan persaudaraan antar warga Jakarta, khususnya masyarakat Betawi. Komitmen ini diwujudkan melalui serangkaian dialog politik kebangsaan dan upaya pemajuan kebudayaan Betawi yang dilaksanakan secara estafet di lima wilayah administratif Jakarta.
Inisiatif ini muncul menyusul gangguan keamanan dan ketertiban serius yang sempat melanda Ibu Kota dalam beberapa minggu terakhir, bahkan berujung pada penjarahan serta perusakan fasilitas umum. Kondisi tersebut mendorong Bamus Betawi untuk mengambil langkah proaktif dalam memulihkan dan memperkuat tatanan sosial di masyarakat.
Kegiatan dialog ini merupakan hasil kolaborasi strategis antara Bamus Betawi dengan Kesbangpol Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta. Tujuannya adalah menyosialisasikan kebijakan penguatan kebangsaan sekaligus memajukan kebudayaan Betawi sebagai pilar penting identitas kota.
Advertisement
Advertisement
Memperkuat Nilai Kebangsaan dan Kebudayaan Betawi
Ketua Umum Bamus Betawi, Riano P Ahmad, menyoroti pentingnya kegiatan ini dalam menghadapi tantangan keamanan yang baru saja terjadi. "Jakarta dalam beberapa minggu terakhir baru saja mengalami gangguan keamanan dan ketertiban yang sangat serius. Bahkan sempat berujung pada penjarahan dan perusakan fasilitas umum," ujarnya di Jakarta, Selasa (23/9).
Riano menekankan bahwa penguatan nilai-nilai kebangsaan sangat krusial untuk menjaga stabilitas dan kerukunan di tengah masyarakat. "Karena itu, kami ingin memperkuat kembali nilai-nilai kebangsaan warga Jakarta, khususnya masyarakat Betawi," tambahnya, menegaskan fokus pada komunitas lokal.
Selain itu, Bamus Betawi juga berupaya mengonsolidasi kesatuan yang sempat terpecah dengan mengaktivasi kekuatan pemangku kepentingan terkait Jakarta. Riano P Ahmad yang juga anggota DPRD DKI ini menegaskan, "Tentu, ini harus kita mulai dari tingkat terkecil di kampung-kampung dengan semangat Jaga Jakarta."
Advertisement
Ia juga menyampaikan apresiasi kepada Pemprov DKI Jakarta atas langkah cepat dalam merevitalisasi sarana umum yang rusak akibat aksi anarkis. Riano berharap agar kejadian serupa tidak terulang di masa depan, sehingga tidak ada lagi gangguan ketertiban yang merugikan masyarakat.
Advertisement
Merajut Kebersamaan Melalui Konsolidasi Ormas
Ketua panitia pelaksana kegiatan, Anas Ma’ruf, menjelaskan bahwa dialog ini diikuti oleh perwakilan berbagai organisasi kemasyarakatan (ormas) di Jakarta. Kehadiran beragam ormas menunjukkan luasnya jangkauan dan keinginan bersama untuk menciptakan lingkungan yang kondusif.
Narasumber yang dihadirkan dalam acara tersebut berasal dari berbagai latar belakang, mulai dari perwakilan Pemprov DKI, akademisi, tokoh masyarakat, hingga ormas Betawi. Keberagaman narasumber ini bertujuan untuk memberikan perspektif komprehensif dan mendalam mengenai isu kebangsaan serta kebudayaan.
Anas Ma’ruf mengungkapkan harapannya terhadap kegiatan ini. "Melalui kegiatan ini kami ingin merajut kebersamaan masyarakat Betawi. Harapannya, dapat tercipta pemahaman bersama untuk menjaga Jakarta sekaligus memajukan kebudayaan Betawi sebagai modal sosial dan kearifan lokal," katanya, menyoroti peran budaya sebagai perekat.
Advertisement
Beberapa ormas yang hadir menyambut positif inisiatif Bamus Betawi ini. Mereka berharap kegiatan serupa dapat terus dilanjutkan di masa mendatang untuk memperkuat sinergi antara Pemprov DKI Jakarta, Bamus Betawi, dan seluruh elemen masyarakat.
Advertisement
Dukungan dan Harapan untuk Jakarta yang Guyub
Ketua Bidang Kesenian dan Kebudayaan Bamus Betawi, Iben Darto, menilai bahwa kegiatan semacam ini memiliki potensi besar untuk meningkatkan wawasan kebangsaan di kalangan masyarakat. Peningkatan wawasan ini diharapkan dapat berkontribusi pada terciptanya masyarakat yang lebih harmonis dan toleran.
"Saya berharap Bamus Betawi terus mengadakan kegiatan yang manfaatnya bisa dirasakan masyarakat," ujar Iben Darto, menunjukkan dukungan penuh terhadap program-program Bamus Betawi yang berdampak langsung pada komunitas. Kegiatan ini menjadi contoh nyata komitmen Bamus Betawi dalam menjaga persatuan warga Jakarta.
Sebagai tuan rumah, Bamus Betawi mengajak semua kalangan untuk berpartisipasi aktif dalam menjaga Jakarta agar tetap guyub dan kondusif. Ajakan ini juga mencakup kontribusi dalam pembangunan kota, baik dari aspek fisik maupun sosial-budaya. Riano P Ahmad menegaskan, "Selaku tuan rumah, kami mengajak semua kalangan untuk bersama-sama menjaga Jakarta yang guyub, sekaligus berkontribusi dalam pembangunan."
Advertisement
Upaya konsisten dari Bamus Betawi ini diharapkan dapat menjadi fondasi kuat bagi terciptanya Jakarta yang aman, damai, dan sejahtera bagi seluruh warganya, dengan kebudayaan Betawi sebagai salah satu identitas yang dijunjung tinggi.
Sumber: AntaraNews