Susy Susanti Apresiasi Layanan Pengaduan Kemenpora: Wujud Keberpihakan Nyata untuk Atlet
Legenda bulu tangkis Susy Susanti mengapresiasi Layanan Pengaduan Kemenpora sebagai bentuk keberpihakan pemerintah dalam melindungi atlet. Inisiatif ini penting untuk keadilan korban dan mencegah kasus kekerasan terulang.
Legenda bulu tangkis Indonesia, Susy Susanti, menyuarakan apresiasinya terhadap langkah progresif Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) baru-baru ini. Kemenpora telah meluncurkan layanan pengaduan khusus bagi para atlet untuk mengatasi isu kekerasan dan pelecehan. Inisiatif ini, menurut Susy, merupakan bentuk keberpihakan pemerintah yang konkret terhadap keselamatan dan kesejahteraan atlet di seluruh Indonesia.
Layanan pengaduan ini hadir sebagai respons cepat Kemenpora menyusul kasus dugaan pelecehan seksual dan kekerasan fisik yang menimpa atlet panjat tebing oleh pelatih kepala mereka. Susy Susanti menekankan pentingnya respons cepat dan keseriusan pemerintah dalam menangani kasus-kasus semacam ini. Hal tersebut bertujuan agar korban mendapatkan keadilan serta mencegah terulangnya insiden serupa di masa mendatang.
Kemenpora menyediakan kanal pengaduan melalui alamat email pengaduan.atlet@kemenpora.go.id, yang diumumkan di Jakarta pada hari Jumat. Langkah ini diharapkan dapat menjadi wadah aman bagi atlet untuk melaporkan segala bentuk kekerasan tanpa rasa takut. Susy Susanti juga menyatakan keprihatinannya yang mendalam atas kasus yang terjadi, khususnya di lingkungan pemusatan latihan nasional (pelatnas) yang seharusnya menjadi tempat aman.
Pentingnya Lingkungan Pelatnas yang Kondusif
Sebagai mantan atlet yang pernah berjuang mengharumkan nama bangsa di kancah internasional, Susy Susanti sangat memahami dedikasi para atlet. Mereka mendedikasikan hidupnya di pelatnas, menjalani program latihan intensif demi meraih gelar juara untuk Indonesia. Oleh karena itu, lingkungan pelatnas yang kondusif adalah mutlak.
Lingkungan latihan harus menjamin keamanan dan keselamatan atlet, sekaligus memberikan ruang yang optimal untuk mereka berkembang. Susy menegaskan bahwa atlet adalah aset bangsa yang harus dijaga, dilindungi, dan diberikan ruang aman untuk berkreasi. Mereka berlatih keras untuk mengangkat nama Indonesia di kancah internasional.
Sangat menyedihkan jika pengabdian tulus para atlet harus ternoda oleh tindakan kekerasan atau pelecehan. Hal ini tidak hanya merugikan individu atlet, tetapi juga mencoreng citra olahraga nasional.
Dukungan Penuh untuk Penegakan Hukum dan Mitigasi
Susy Susanti menyatakan dukungan penuh agar kasus kekerasan yang terjadi dapat diusut secara tuntas oleh pihak berwenang. Ia juga memberikan apresiasi kepada Menteri Pemuda dan Olahraga, Erick Thohir, atas gerak cepatnya. Menteri Erick Thohir telah memberikan dukungan kepada atlet korban untuk melanjutkan kasus ini ke jalur hukum.
Langkah Kemenpora menghadirkan saluran pengaduan bagi korban kekerasan seksual adalah upaya mitigasi yang sangat tepat. Saluran ini bertujuan untuk melindungi atlet yang pernah atau sedang menjadi korban. Ini juga menunjukkan komitmen pemerintah dalam menciptakan ekosistem olahraga yang lebih aman.
Susy berharap semua pihak yang terlibat dalam ekosistem olahraga memiliki integritas tinggi. Integritas tersebut penting untuk menjaga kondusifitas dan keamanan para atlet. Setiap atlet membutuhkan bimbingan dan dukungan dari lingkungan sekitarnya, baik di pelatnas maupun saat berkompetisi di luar negeri.
Sumber: AntaraNews