Survei CSIS: Kepercayaan Publik Terhadap Polri Masih Tinggi di Tengah Kasus Sambo

Kamis, 29 September 2022 15:44 Reporter : Rahmat Baihaqi
Survei CSIS: Kepercayaan Publik Terhadap Polri Masih Tinggi di Tengah Kasus Sambo Survei CSIS terkait kepercayaan publik pada Polri. ©2022 Merdeka.com/Rahmat Baihaqi

Merdeka.com - Kasus pembunuhan Brigadir Nofriansyah Yoshua Hutabarat alias Brigadir J masih kerap menjadi perbincangan publik. Namun di tengah sorotan kasus pembunuhan diotaki mantan Kadiv Propam Polri Irjen Ferdy Sambo tersebut, tingkat kepercayaan publik terhadap polisi ternyata masih tinggi.

Hal itu berdasarkan survei dikeluarkan lembaga Centre for Strategic and International Studies (CSIS). Hasil survei menunjukkan bahwa tingkat kepercayaan publik terhadap polisi sebanyak 68%.

"Sedangkan 31% publik menyatakan tidak percaya kepada institusi polisi dan 1% memilih untuk tidak menjawab," kata Departemen Politik dan Perubahan Sosial CSIS, Nicky Fahrizal saat acara diskusi di gedung CSIS, Kamis (29/9).

Nicky mengingatkan, meskipun tingkat kepercayaan publik cukup tinggi, polisi tetap harus melakukan perbaikan. Khususnya dalam menangani kasus Ferdy Sambo.

"Artinya masyarakat memiliki 'trust' yang tinggi Polri yang bisa membenahi institusi kepolisian," tutur dia.

Nicky melanjutkan, kepercayaan publik yang tinggi itu harus dibayar polisi dengan melakukan perubahan fundamental. Terlebih setelah kasus Ferdy Sambo.

"Trust ini harus dibayar dengan perubahan yang fundamental, yang bersertifikat dan tentu bermanfaat," tutup dia.

Survei dilakukan rentang waktu 8 hingga 13 Agustus 2022, berdasarkan populasi survei pemilih muda rentang umur 17 sampai 39 tahun.

2 dari 3 halaman

Berkas Ferdy Sambo Cs Lengkap

Kejagung sebelumnya menyatakan bahwa berkas kasus pembunuhan berencana dan obstruction of justice terhadap Brigadir J sudah lengkap alias P21. Kejagung tunggu pelimpahan tersangka dan barang bukti sebelum persidangan.

Adapun tersangka kasus pembunuhan berencana Brigadir J terdiri dari lima orang yakni Ferdy Sambo, PutriCandrawathi, Bharada Richard Eliezer atau Bharada E, Bripka Ricky Rizal, dan Kuwat Maruf.

Sementara tersangka kasus obstruction of justice yakni mantan Kadiv Propam Polri Irjen Ferdy Sambo AKP Irfan Widyanto Kasubnit I Subdit III Dittipidum, Mantan Karopaminal Divisi Propam Polri Brigjen Hendra Kurniawan, Mantan Kaden A Biropaminal Divisi Propam Polri Kombes Agus Nurpatria.

Kemudian Mantan Wakaden B Biropaminal Divisi Propam Polri AKBP Arif Rahman Arifin, Mantan Ps. Kasubbag Riksa Baggak Etika Rowabprof Divpropam Polri Kompol Baiquni Wibowo dan Mantan PS Kasubbagaudit Baggak Etika Rowabprof Divisi Propam Polri Kompol Chuk Putranto.

3 dari 3 halaman

Polri Penyerahan Tahap II Kasus Ferdy Sambo ke Kejagung

Polri akan menyerahkan tersangka serta barang bukti atau Tahap II terkait perkara dugaan pembunuhan berencana dan Obstruction of Justice ke Kejaksaan Agung. Penyerahan ini rencananya bakal dilakukan pada Senin (3/10) mendatang.

"Insyaallah, untuk rencana pelimpahan Tahap II akan dilaksanakan penyerahan tersangka serta barang bukti pada hari Senin, tanggal 3 Oktober 2022. Rencana awal sementara ini ya, apabila nanti ada perubahan nantinya akan saya sampaikan kepada rekan-rekan," kata Kadiv Humas Polri Irjen Dedi Prasetyo kepada wartawan, Rabu (28/9).

Dedi menyebut, untuk Tahap II ini nantinya akan dilakukan di Bareskrim Polri, Jakarta Selatan, kepada Jaksa Penuntut Umum (JPU) Kejaksaan Agung.

"Untuk tempat penyerahannya direncanakan di Bareskrim ya. Jadi pada hari Senin, 3 Oktober 2022. Sekali lagi saya sampaikan, untuk penyerahan Tahap II baik tersangka maupun barang bukti, akan kita serahkan kepada Jaksa Penuntut Umum," sebutnya.

Baca juga:
CEK FAKTA: Hoaks Persidangan Ricuh hingga Ferdy Sambo Mengamuk
Sidang Etik Kasus Kematian Brigadir J, Kombes Murbani Budi Disanksi Demosi 1 Tahun
Giliran AKBP Ridwan Soplanit Jalani Sidang Etik Kasus Pembunuhan Brigadir J
Eks Jubir KPK Masuk Tim Pengacara Ferdy Sambo-Putri Candrawathi, Publik: Kecewa
Siap Bertemu di Sidang, Kubu Brigadir J Harap Febri-Rasamala Buat Tobat Sambo & Istri
Dampingi Istri Sambo, Febri Janji Tidak Benarkan yang Salah, Menyalahkan yang Benar
Berkas Kasus Ferdy Sambo Lengkap, Mahfud MD: Mari Kita Kawal agar Bagus Sampai Akhir

Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini

Opini