Sungai yang tercemar di Bekasi akibat perusahaan minuman

Reporter : Adi Nugroho | Rabu, 11 Januari 2017 20:32
Sungai yang tercemar di Bekasi akibat perusahaan minuman
Ilustrasi limbah nuklir. ©2016 Merdeka.com

Merdeka.com - Pemerintah Kota Bekasi, Jawa Barat, melayangkan surat teguran kepada satu perusahaan di wilayah setempat. Sebab, perusahaan bergerak di bidang industri minuman itu diduga membuang limbah berbahaya yang menyebabkan pencemaran berat di Sungai Bekasi pada awal bulan ini.

Kepala Bidang Pengendalian Pencemaran Lingkungan pada Badan Pengendalian Lingkungan (BPLH) Kota Bekasi, Masri Wati mengatakan, ada indikasi bahwa perusahaan yang berada di perbatasan antara Kota Bekasi dengan Kabupaten Bogor tersebut membuang limbah yang tak sesuai dengan baku mutu.

"Petugas sudah melakukan penyisiran, hasilnya ditemukan bahwa limbah di atas baku mutu berasal dari perusahaan tersebut," kata Masri, Rabu (11/1).

Indikasi itu membuang limbah air yang mengalir dari perusahaan itu berwarna coklat pekat, tak seperti biasanya. Karena itu, petugas segera mengkonfirmasi ke perusahaan tersebut.

"Perusahaan mengklaim, telah mengolah limbah lebih dulu sebelum dibuang ke sungai," kata dia.

Ia mengatakan, berdasarkan UU nomor 32 tahun 2009, tentang Perlindungan dan Pengelolaan Lingkungan Hidup, pihaknya hanya memberikan surat teguran. Apabila tetap membandel, pihaknya tak segan menindak tegas sampai berupa penutupan.

Kepala BPLH Kota Bekasi, Supandi Budiman menambahkan lembaganya telah memanggil 18 perusahaan yang berdiri di aliran Kali Bekasi. Mereka diminta membuat surat pernyataan untuk menjaga lingkungan dengan tidak membuang limbah sembarangan ke kali.

"Mereka mendukung program pemerintah untuk menjaga lingkungan. Termasuk satu perusahaan yang diberikan surat teguran itu," kata Supandi.

Diberitakan sebelumnya, Air Sungai Bekasi tercemar berat pada Minggu (1/14) lalu. Dampaknya, PDAM Tirta Patriot menghentikan produksi air bersih, karena air baku terdapar limbah berbahaya yang berada di atas baku mutu. Sekitar 26.300 pelanggan tak teraliri air bersih.

Baca juga:
Rp 257 M untuk rehabilitasi 28 ribu hektare hulu Cimanuk dan Citarum
Kabut asap kian parah, pemerintah China keluarkan peringatan bahaya
Awal 2017, jarak pandang di Tiongkok makin terbatas
Kali tercemar limbah berbahaya, PDAM Pemkot bekasi hentikan produksi
Pemkot buru perusahaan buang limbah bahaya di Kali Bekasi
Ratusan ikan mabuk ngambang di Sungai Cisadane jadi rebutan warga
China bangun jaring antidebu terbesar sejagat untuk kurangi polusi

[gil]

Rekomendasi Pilihan

KUMPULAN BERITA
# Pencemaran Lingkungan

Komentar Anda



BE SMART, READ MORE