Suara Pekerja Disabilitas Buat Prabowo di Hari Buruh: Saya Harap Agar Kaum Disabilitas Lebih Diperhatikan

Keterbatasan fisik tidak membuat buruh disabilitas untuk menyuarakan suaranya saat memperingati hari buruh.

Rahmat Baihaqi
Oleh Rahmat Baihaqi - Reporter
Suara Pekerja Disabilitas Buat Prabowo di Hari Buruh: Saya Harap Agar Kaum Disabilitas Lebih Diperhatikan
Suara Pekerja Disabilitas Buat Prabowo di Hari Buruh: Saya Harap Agar Kaum Disabilitas Lebih Diperhatikan (Merdeka.com)

Keterbatasan tak membuat Akbar (42), patah arang ikut berdiri bersama ribuan buruh dan menyuarakan haknya dalam memperingati hari buruh sedunia atau May Day digelar di lapangan Monas, Jakarta Pusat, Kamis (1/5). Akbar merupakan buruh pabrik garmen di kawasan Tangerang Selatan.

Sudah hampir dua tahun Akbar bekerja di pabrik tersebut. Sebelum bekerja di pabrik garmen, Akbar sempat membuka usaha sendiri.

Momen peringatan hari buruh digelar pelbagai elemen di Monas tak luput dari Akbar. Meski memiliki keterbatasan fisik, semangatnya tak pernah surut untuk ikut menyuarakan keadilan bersama para buruh lainnya.

"Saya ingin mensupport kaum buruh agar lebih maju," kata Akbar di Monas, Jakarta Pusat, Kamis (1/5).

Persiapan Menuju Lokasi Demo

Bukan perkara mudah bagi Akbar untuk bisa hadir menyerukan hak-hak pekerja di Monas. Akbar bercerita bisa sampa menikui demo buruh hari ini.

Usai salat Subuh, Akbar berangkat mamakai motor sudah dimodifikasi menjadi roda empat dari rumahnya menuju Cilandak. Di lokasi, Akbar bergabung dengan rombongan di titik temu di Pondok Labu sebelum melanjutkan perjalanan ke pusat aksi. Akbar menuju lokasi demo bersama temannya yang berasal dari satu pengajian yang juga merupakan buruh.

"Kita sama-sama saling support. Kalau ada acara, dia undang saya, saya undang dia," ucap Akbar.

Nasib Buruh Disabilitas

Akbar menolak menjadikan disabilitas sebagai alasan untuk tidak hadir. Begitu juga selama dia bekerja sebagai admin di garmen. Akbar ingin tetap diberlakukan setara dengan rekan-rekan lainnya.

Akbar mengaku selama bekerja diperlakukan setara dengan pekerja lainnya.

“Menurut saya, keterbatasan itu bukan kendala untuk meraih sesuatu ke depan. Kita bisa support dengan tenaga dan waktu, mungkin belum bisa dengan hal lain," Akbar menegaskan.

Kepada Presiden Prabowo Subianto, Akbar menitipkan pesan agar lebih memperhatikan orang-orang sepertinya yang belum mendapatkan kesempatan atau perlakuan yang adil di dunia kerja.

"Saya berharap kepada Bapak Presiden agar kaum disabilitas bisa lebih diperhatikan dan diutamakan. Kami juga bagian dari bangsa ini," tutup pria asal Tangsel itu.

Rekomendasi