Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Status Tanggap Darurat Kebakaran Dicabut, Pendakian Gunung Arjuno Kembali Dibuka

Status Tanggap Darurat Kebakaran Dicabut, Pendakian Gunung Arjuno Kembali Dibuka Kebakaran Hutan Lereng Gunung Arjuno. ©2019 Merdeka.com/Darmadi Sasongko

Merdeka.com - Pendakian Gunung Arjuno dan Welirang kembali dibuka usai ditutup akibat kebakaran. Pendakian dibuka kembali terhitung hari ini, Jumat (9/8) setelah ditutup sejak Selasa (30/7).

"Sudah dibuka mulai Jumat hari ini. Status tanggap daruratnya sudah dicabut Rabu kemarin," kata Wahyudi, Kepala UPT Taman Hutan Rakyat (Tahura) R. Soerjo, Jumat (9/8).

Wahyudi mengungkapkan, kebakaran di Arjuno dan Welirang dipastikan sudah padam usai dilakukan upaya pemadaman dengan water bombing. Sehingga masa tanggap darurat dicabut dan pendakian dibuka kembali.

Guna mencegah terjadinya kebakaran, pihaknya memaksimalkan briefing kepada para calon pendaki. Pendaki diimbau agar tidak membuat api unggun dan membuang putung rokok sembarangan.

"Setiap pendaki kita maksimalkan membriefing agar menghindari membuat api unggun. Karena memang tidak dibenarkan membuat api unggun di atas gunung, di sepanjang kawasan itu tidak boleh membawa api unggun. Kalau masak harus gunakan kompor gas atau parafin. Kita harapkan seperti itu," jelasnya.

"Jangan sampai juga membuang puntung sembarangan. Dengan kondisi seperti sekarang ini, kita harus antisipasi kebakaran dengan segala macam cara. Itu kita sampaikan kepada para pendaki," ungkapnya.

Namun, dia mengaku belum mendapatkan laporan jumlah pendaki untuk hari ini. Petugas belum melaporkan data pendaki yang mendaftar.

"Ke depan kita akan membuat sistem registrasi online agar bisa memantau secara cepat. Insya Allah September sudah selesai, kemarin sudah membangun sistemnya, harus melalui proses validasi," jelasnya.

Selain itu, pihaknya juga masih melakukan penghitungan terkait luas lahan hutan yang terbakar untuk selanjutkan dilakukan evaluasi. Termasuk kemungkinan pemulihan ekosistem di Gunung Arjuno pasca-kebakaran.

"Belum bisa dipastikan perlu waktu evaluasi, jadi belum ada hitungannya. Persiapan evaluasi ke atas karena butuh tenaga dan segala macam," terangnya.

(mdk/ray)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP