Start Buruk Jadi Biang Kerok Kekalahan Telak Rajawali Medan IBL dari Pelita Jaya

Pelatih Rajawali Medan, Efri Meldi, menyoroti awal permainan yang buruk sebagai penyebab utama kekalahan telak timnya dari Pelita Jaya Jakarta di IBL 2026. Kekalahan Rajawali Medan IBL ini memicu evaluasi mendalam bagi skuad.

Redaksi Merdeka
Oleh Redaksi Merdeka - Reporter
Start Buruk Jadi Biang Kerok Kekalahan Telak Rajawali Medan IBL dari Pelita Jaya
Rajawali Medan fokus membenahi lini pertahanan yang menjadi titik lemah setelah rentetan kekalahan. Mampukah Rajawali Medan bangkit saat menghadapi Hangtuah Jakarta di IBL 2026? (AntaraNews)

Rajawali Medan harus mengakui keunggulan Pelita Jaya Jakarta setelah menelan kekalahan telak 60-91 dalam lanjutan Indonesian Basketball League (IBL) 2026. Pertandingan sengit ini berlangsung di GMSB, Jakarta, pada Rabu (11/3) malam.

Pelatih Rajawali Medan, Efri Meldi, secara terang-terangan menilai bahwa awal permainan yang buruk menjadi faktor utama di balik hasil mengecewakan tersebut. Skuadnya tampil jauh di bawah ekspektasi pada dua kuarter awal, membuat mereka tertinggal jauh dari tuan rumah.

Kekalahan ini menempatkan Rajawali Medan di posisi keenam klasemen sementara dengan 18 poin dari rekor 5 kemenangan dan 8 kekalahan. Sementara itu, Pelita Jaya Jakarta semakin kokoh di puncak klasemen dengan rekor sempurna 12-0.

Analisis Mendalam dari Pelatih Efri Meldi

Efri Meldi mengungkapkan kekecewaannya terhadap performa timnya di awal pertandingan. "Saat kuarter pertama dan kedua, kami sangat jelek," kata Meldi usai pertandingan. Ia secara khusus menyoroti kelemahan dalam pertahanan, baik itu one-on-one defense maupun team defense.

Pertahanan yang tidak disiplin tersebut, menurut Meldi, memudahkan Pelita Jaya Jakarta untuk mencetak poin. Kelemahan dalam menjaga pemain lawan juga membuat ritme permainan Rajawali Medan tidak berkembang sama sekali.

Selain itu, komunikasi antarpemain di lapangan juga belum berjalan dengan baik. Hal ini menciptakan banyak celah yang berhasil dimanfaatkan oleh skuad asuhan David Singleton.

Meskipun demikian, Meldi mengapresiasi semangat juang para pemain yang mulai bangkit pada paruh kedua pertandingan. Rajawali Medan mampu memperbaiki intensitas pertahanan dan menunjukkan permainan menyerang yang lebih rapi.

Kebangkitan di Paruh Kedua dan Evaluasi Tim

Pada kuarter keempat, tim kebanggaan warga Kota Medan, Sumatera Utara, ini bahkan mampu mencetak poin lebih banyak dibandingkan lawannya. Perbaikan performa ini menunjukkan potensi besar yang dimiliki para pemain Rajawali Medan.

Meldi menyatakan bahwa para pemain sebenarnya memiliki kemampuan untuk tampil lebih kompetitif jika mampu menjaga konsistensi sejak awal pertandingan. "Jadi saya cuma menyesali dua kuarter awal saja," ujar mantan pelatih Kesatria Bengawan Solo itu, menekankan pentingnya start yang baik.

Point guard Rajawali Medan, Samuel Devin Susanto, menegaskan bahwa timnya tidak akan larut dalam kekecewaan. Ia berkomitmen untuk fokus membenahi diri. "Kalau dari saya pribadi, tentu akan fokus membenahi diri untuk laga berikutnya, jadi memperbaiki apa yang perlu untuk kebutuhan tim," ujar Susanto.

Para pemain Rajawali Medan akan segera melakukan evaluasi menyeluruh. Tujuannya adalah untuk mengidentifikasi area yang perlu diperbaiki agar dapat tampil lebih baik pada pertandingan selanjutnya dan meraih hasil positif di IBL 2026.

Klasemen dan Jadwal Laga Selanjutnya

Kemenangan telak ini semakin mengukuhkan posisi Pelita Jaya Jakarta di puncak klasemen sementara IBL GoPay 2026. Mereka mencatatkan rekor sempurna 12 kemenangan tanpa kekalahan, mengumpulkan total 24 poin. Pelita Jaya menjadi satu-satunya tim yang belum terkalahkan hingga pekan kesembilan.

Sementara itu, Rajawali Medan mengumpulkan 18 poin dari 5 kemenangan dan 8 kekalahan. Mereka kini berada di posisi keenam klasemen sementara, berjuang untuk memperbaiki peringkat di sisa musim.

Pelita Jaya Jakarta akan kembali berlaga pada Jumat (13/3), menjamu Pacific Caesar Surabaya. Pertandingan ini akan menjadi kesempatan bagi mereka untuk mempertahankan rekor tak terkalahkan.

Rajawali Medan akan menghadapi tantangan berikutnya pada Sabtu (14/3), saat bertandang melawan Bogor Hornbills di GOR Laga Tangkas, Kabupaten Bogor, Jawa Barat. Laga ini menjadi krusial bagi Rajawali Medan untuk bangkit dan menunjukkan performa terbaiknya.

Sumber: AntaraNews

Rekomendasi