Sosok Gatot Eddy Pramono, Jenderal Polisi yang Disebut Kapolri Luar Biasa

Jumat, 6 Desember 2019 06:00 Reporter : Syifa Hanifah
Sosok Gatot Eddy Pramono, Jenderal Polisi yang Disebut Kapolri Luar Biasa Kapolda Metro Jaya Irjen Gatot Eddy Pramono. ©2019 Merdeka.com/Ronald

Merdeka.com - Kapolda Metro Jaya Irjen Gatot Eddy Pramono mendapat pujian dari Kapolri Jenderal Idham Azis karena kinerjanya dianggap berhasil meluncurkan layanan aplikasi baru seperti E-Drives, Bodycam, Aplikasi Satpam Mantap, dan Aplikasi Help Renakta.

Kapolri Idham meminta Kapolda Gatot Eddy untuk terus berinovasi."Teruslah berinovasi terus berbuat terbaik. Saya tentu sangat mengapresiasi itu. Di Polda Metro harus bekerja di atas standar yang paling penting ujungnya jangan hanya bagus saat ditayangkan tapi bagaimana kelanjutan program," kata Idham.

Sebelum menjadi Kapolda Metro Jaya, Irjen Gatot Eddy Pramono pernah menduduki jabatan penting. Berikut ini rekam jejak Kapolda Irjen Gatot Eddy Pramono:

1 dari 4 halaman

Lulusan Akpol 1988

Irjen Gatot Eddy Pramono adalah lulusan akademi polisi tahun 1988, ia berpengalaman dalam bidang reserse. Sebelum menjadi Kapolda Metro Jaya sejak 22 Januari 2019, Gatot sempat menduduki jabatan. Seperti Menjadi Kepala Kepolisian Resor Blitar tahun 2015.

Kemudian menjadi Sekretaris Pribadi Kapolri tahun 2006, Kepala Kepolisian Resor Metro Depok tahun 2008, Kepala Kepolisian Resor Metro Jakarta Selatan tahun 2009.

2 dari 4 halaman

Direskrimum Polda Metro Jaya

Irjen Gatot Eddy Pramono pernah menjadi Direktur Reserse Kriminal Umum Kepolisian Daerah Metro Jaya tahun 2011. Analis Kebijakan Madya bidang Pidana Umum Badan Reserse Kriminal Polri tahun 2012.

Pernah juga menjabat sebagai Analis Kebijakan Madya bidang Pengkajian Strategi Staf Operasi Polri tahun 2012. Kepala Bagian Dukungan Administrasi Operasional Biro Pembinaan Operasi Staf Operasi Polri tahun 2013.

3 dari 4 halaman

Wakapolda Sulawesi Selatan

Gatot Eddy Pramono pada tahun 2014 menjabat sebagai Kepala Biro Kelembagaan Tata Laksana Staf Perencanaan dan Anggaran Polri. Kemudian menjadi Wakil Kepala Kepolisian Daerah Sulawesi Selatan tahun 2016.

Pernah juga menjadi Staf Ahli Sosial Ekonomi Kapolri tahun 2017, Asisten Perencanaan dan Anggaran Kapolri tahun 2018. Pada 22 Januari 2019 Irjen Gatot menjadi Kepolisian Daerah Metro Jaya.

4 dari 4 halaman

Akan Menjabat sebagai Kabareskrim?

Kapolri Jenderal Idham Azis memuji kinerja Irjen Gatot Eddy Pramono, ia berujar Irjen Gatot sudah pantas naik ke Mabes Polri.

"Saya membayangkan 1 tahun 8 bulan jadi Kapolda saya tidak mampu, Pak Gatot belum setahun sudah bisa melaksanakan. Cuma 1 kata luar biasa, sudah pantas nih ke Mabes Polri," kata Jenderal Idham di Balai Pertemuan Polda Metro Jaya, Jakarta, Kamis (5/12).

Saat ini ada satu posisi kosong di Mabes Polri. Kursi Kabareskrim Polri sudah lebih dari sebulan kosong sejak Jenderal Pol Idham Azis dilantik menjadi Kapolri, 1 November 2019.

Kapolri mengatakan segera menunjuk pati Polri yang menjadi kabareskrim. Pada 8 November 2019, Idham Azis menandatangani rotasi pertama di tubuh Polri di masa kepemimpinannya. Namun, kursi Kabareskrim masih kosong. [dan]

Baca juga:
Apa Prestasi Kapolda Metro Irjen Gatot Sehingga Dipuji Kapolri?
Polda Metro Luncurkan Aplikasi Ujian SIM Hingga Jasa Pengamanan
Kapolri Puji Kinerja Kapolda Metro: Sudah Pantas ke Mabes Polri
Polisi akan Segera Tambah 57 E-TLE di Seluruh Ruas Jalan di Jakarta
Polda Metro Pastikan Granat Asap di Monas Bukan Milik Polisi
Polisi Tingkatkan Patroli di Monas Pasca-Ledakan Granat Asap

Komentar Pembaca

Merdeka.com sangat menghargai pendapat Anda. Bijaksana dan etislah dalam menyampaikan opini. Pendapat sepenuhnya tanggung jawab Anda sesuai UU ITE.

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini