Sosialisasi KPU di RSJ Solo, Pasien Tanya 'Pemilu ini Uangnya Dari Mana?'

Jumat, 12 April 2019 14:53 Reporter : Arie Sunaryo
Sosialisasi KPU di RSJ Solo, Pasien Tanya 'Pemilu ini Uangnya Dari Mana?' Sosialisasi Pemilu di RSJ Solo. ©2019 Merdeka.com

Merdeka.com - Ada kejadian menarik saat Komisi Pemilihan Umum (KPU) Surakarta melakukan sosialisasi Pemilu di Rumah Sakit Jiwa Daerah (RSJD) dr Arif Zainuddin, Solo, Jumat (12/4) pagi. Pada sesi tanya jawab, seorang pasien pria paruh baya, yang duduk di depan, tanpa menyebutkan nama langsung melontarkan pertanyaan

"Nanti itu benar harus dicoblos? Jangan dicoblos, soalnya bukan muhrim," katanya, disambut gelak tawa peserta dan undangan yang hadir.

Ketua Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) Kecamatan Jebres, Murjioko pun langsung memberikan tanggapannya. Dia menjelaskan secara perlahan pencoblosan dimaksud.

"Yang dicoblos itu surat suaranya nggih bapak," terangnya.

Seorang peserta perempuan lainnya yang didampingi oleh petugas rumah sakit juga mengajukan pertanyaan. Dengan wajah serius, dia melontarkan pertanyaan terkait pendanaan untuk penyelenggaraan pemilu.

"Saya mau tanya pak, pemilu yang melibatkan seluruh rakyat Indonesia ini uangnya dari mana?," katanya.

Murjioko pun segera menjawab pertanyaan yang tak diduganya itu. Menurutnya, dana untuk Pemilu tersebut diperoleh dari APBN. Pertanyaan lainnya muncul dari seorang remaja mengenai surat suara yang diperolehnya lebih sedikit dibandingkan pasien lainnya di Solo.

"Mas kan dari Sukoharjo, sedangkan lokasi TPS ini di Solo, sehingga surat suaranya cuma 4. Makanya mas harus cepat sembuh, supaya surat suaranya bisa dapat lima," tandasnya.

Sosialisasi KPU dimulai pukul 08.00 pagi dengan pengarahan dari Petugas Panitia Kecamatan (PPK) Jebres. Materi sosialisasi berisikan penjabaran 16 partai peserta Pemilu 2019 ini. Selain itu ada pula sosialisasi mengenai calon presiden dan wakil presiden. [noe]

Berikan Komentar
Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini