Siswa SMA Semi Militer Palembang Diduga Dikeroyok 5 Senior

Jumat, 29 November 2019 17:48 Reporter : Irwanto
Siswa SMA Semi Militer Palembang Diduga Dikeroyok 5 Senior Ilustrasi Penganiayaan. ©2016 Merdeka.com

Merdeka.com - Dugaan tindak pidana pengeroyokan kembali terjadi di lingkungan SMA Semi Militer Plus Taruna Indonesia Palembang. Seorang siswa, DL (16) mengalami luka dan trauma berat.

Hal itu terungkap dalam laporan yang masuk ke SPKT Polsek Sukarami Palembang, Senin (25/11). DL didampingi keluarga datang ke langsung ke kantor polisi.

Dalam laporannya, korban yang merupakan siswa kelas X di SMA tersebut mengatakan, peristiwa itu terjadi saat dirinya dipanggil senior ke sebuah ruangan yang biasa disebut barak. Tiba-tiba korban diserang lima seniornya.

Korban mendapat pukulan, tendangan dan tamparan. Pukulan mengarah ke badan, wajah dan dada yang membuat korban mengalami luka lebam.

Ketika itu, korban sempat menanyakan masalah yang membuatnya dikeroyok. Namun, para pelaku justru kembali memukulnya sambil berucap jangan banyak tanya dan bicara.
Korban menganggap pengeroyokan itu akibat teman satu angkatannya yang melakukan kesalahan. Alhasil, dia menjadi sasaran seniornya.

Kapolsek Sukarami Palembang Kompol Rivanda membenarkan laporan itu. Pihaknya masih melakukan penyelidikan dan mengumpulkan barang bukti serta pemanggilan saksi-saksi untuk dimintai keterangan.

"Masih kita proses, kita tunggu hasil visum dokter juga," ungkap Rivanda, Jumat (29/11).
Jika terbukti, para pelaku sapa dikenakan Pasal 170 KUHP dengan ancaman lima tahun penjara.

Kasus serupa pernah terjadi pada Juli lalu. WJ jatuh sakit saat mengikuti MOS. Dia harus menjalani operasi karena ususnya terlilit. Kondisi kesehatannya memburuk dan harus dipindahkan ke rumah sakit lain. Setelah enam hari dirawat, WJ akhirnya mengembuskan napas terakhir di RS Charitas Palembang, Jumat (19/7) malam.

Dalam penyelidikan, polisi menetapkan seorang tersangka berinisial AS (16). AS diduga lima kali memukul ke perut korban selama dua hari kegiatan. AS merupakan tersangka kedua setelah Obby Frisman Arkataku (24) yang sebelumnya sudah ditetapkan sebagai tersangka atas kematian DBJ (14) dalam kasus penganiayaan di kegiatan yang sama. [lia]

Topik berita Terkait:
  1. Pengeroyokan
  2. Palembang
  3. Jakarta
Komentar Pembaca

Merdeka.com sangat menghargai pendapat Anda. Bijaksana dan etislah dalam menyampaikan opini. Pendapat sepenuhnya tanggung jawab Anda sesuai UU ITE.

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini