Singgung Ekonomi RI saat HUT Demokrat, AHY Bandingkan Utang Era SBY dengan Jokowi

Kamis, 9 September 2021 21:31 Reporter : Bachtiarudin Alam
Singgung Ekonomi RI saat HUT Demokrat, AHY Bandingkan Utang Era SBY dengan Jokowi Agus Harimurti Yudhoyono. ©2021 Merdeka.com

Merdeka.com - Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) membandingkan kondisi di era Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) dengan era Presiden Joko Widodo (Jokowi). Dia menilai SBY telah berhasil mengikis utang Indonesia selama 10 tahun kepemimpinannya.

AHY menyebut rasio utang Indonesia terhadap terhadap Produk Domestik Bruto (PDB) sudah melampaui 40 persen atau sudah mencapai sekitar Rp 6.570 triliun. "Menurunkan rasio utang luar negeri terhadap PDB secara signifikan. Kita tahu berapa rasio utang kita hari ini terhadap PDB," kata AHY saat sambutan di acara peringatan HUT ke-20 Partai Demokrat, Kamis (9/9).

Selama 10 tahun kepemimpinannya, SBY telah berhasil memangkas rasio utang Indonesia. Pada awal pemerintahannya pada 2004, rasio utang terhadap PDB tercatat sebesar 57 persen. Di akhir masa jabatannya, tahun 2014, rasionya turun sampai angka 24,74 persen.

Perekonomian di masa pemerintahan SBY juga diklaim tumbuh dengan baik.
"Ekonomi kita tumbuh tinggi dengan rata-rata sekitar 6% selama kurang lebih 10 tahun tadi dan meski dunia menghadapi krisis ekonomi global pada tahun 2008 kita juga tidak sangat terpuruk," ujarnya.

"Bahkan di antara negara-negara G20, pertumbuhan ekonomi kita tertinggi kedua di dunia setelah Tiongkok memberikan jalan pertumbuhan ekonomi," lanjutnya.

Atas hal itu, AHY mengklaim kemajuan ekonomi pada periode SBY juga telah memberikan kontribusi pembangunan infrastruktur yang pesat bagi Indonesia.

"Jadi tentu pembangunan infrastruktur bukan hanya hari ini, tetapi 10 tahun di bawah pemerintahan Pak SBY dulu, pembangunan infrastruktur dalam kerangka road map atau blueprint MP3EI (Master Plan Percepatan dan Perluasan Pembangunan Indonesia) juga dilakukan di berbagai wilayah Tanah Air," bebernya.

Selain itu, AHY juga menyinggung pembangunan di era SBY bisa berjalan dengan baik tanpa mengorbankan sektor kesehatan, pendidikan, hingga peningkatan kesejahteraan rakyat. "Untuk kita ingat kembali dan alhamdulillah pendapatan masyarakat kita ketika itu juga terus meningkat secara signifikan, serta sebaliknya angka kemiskinan ketimpangan juga pengangguran dapat ditekan dan diturunkan," ujarnya.

Selain persoalan ekonomi, AHY juga menilai kebebasan serta kerukunan berbangsa dan bernegara pada era SBY berhasil dijaga dengan baik. Kebebasan berekspresi tetap menjadi perhatian.

"Dalam aspek yang lain kita tahu kehidupan demokrasi serta kedamaian kebinekaan dan kerukunan antaranak bangsa dapat terjaga dengan baik. Termasuk kebebasan pers dan civil society," jelasnya.

"Sedangkan dalam aspek yang lain, hubungan internasional Indonesia sangat aktif berkontribusi. Sebagai warga dunia bertanggung jawab ketika itu termasuk dalam isu-isu geopolitik, upaya-upaya untuk menjaga keamanan dan stabilitas di kawasan," lanjutnya. [yan]

Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini