Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Sidang Kasus Miras "Maut" di Bar Hotel Tewaskan 3 Personel Band, Terungkap Cara Tersangka Racik Minuman buat Korban

Sidang Kasus Miras

Sidang Kasus Miras "Maut" di Bar Hotel Tewaskan 3 Personel Band, Terungkap Cara Tersangka Racik Minuman buat Korban

Kuasa hukum terdakwa Yusron Marzuki langsung mengajukan eksepsi atau nota keberatannya.

Sidang perdana kasus miras "maut" di Cruz Lounge Bar Vasa Hotel dengan terdakwa Arnold Zadrach Sitaniya digelar di Pengadilan Negeri Surabaya. Dalam sidang dengan agenda pembacaan dakwaan itu terungkap soal kronologi penyebab tewasnya tiga orang personel band Ogie and Friend pada 2023 lalu.


Dalam sidang dakwaan yang dibacakan oleh Jaksa Penuntut Umum (JPU) Estik Dilla Rahmawati itu disebutkan jika terdakwa sebagai bartender telah menyuguhkan 9 kali wadah "caraft" minuman keras (miras) kepada para personel band tamunya.

Saat menyuguhkan miras tersebut, terdakwa diketahui mencampur komposisi minuman secara bervariasi dengan campuran etanol atau alkohol murni.


"Saat menyajikan caraft pertama hingga keempat terdakwa menggunakan campuran antara lain, etanol 100 ml dan baccardi 350 ml, cranberry juice 150 ml sampai 200 ml, serta ditambah es batu," katanya saat membacakan dakwaan, dalam sidang online di PN Surabaya, Senin (13/5).

Kemudian, takaran campuran miras berikutnya jumlah etanol ditambah lebih banyak dari sebelumnya. Dalam caraft kelima hingga kesembilan, takaran etanolnya bertambah menjadi 150 ml hingga 200 ml.

Asal usul etanol yang dicampurkan terdakwa ini dipesan oleh Aisyiyah Febiola Dewi sebagai bartendis berdasarkan permintaan purchasing order (PO) dari saksi Stivanus Ranu Hadi supervisor Cruz Lounge Bar Vasa Hotel melalui Muhammad Iqbal pada bagian purchasing yang tekah disetujui oleh saksi Moch Sultony sebagai manajer Cruz Lounge.


"Atas pemesanan etanol tersebut merupakan jenis alkohol food grade," tambahnya.

Meski alkohol masuk kategori food grade namun etanol itu hanya diperuntukkan untuk atraksi api (flare) yang dilakukan oleh terdakwa.


"Namun justru terdakwa memberikan etanol saat mencampurkan minuman beralkohol dan tidak memberitahukan komposisi yang diracik kepada personil band tersebut," tegasnya.

Masih dalam dakwaan, transaksi pembelian miras itu dilakukan terdakwa dengan metode undertable. Yang artinya, transaksi tersebut dilakukan diam-diam oleh terdakwa dan tidak tercatat pada daily inventory manajemen.


Akibat miras campuran itu, tiga personel band Ogie and Friend tewas keracunan. Di antaranya, William (drummer), Reza Ghulam Achmad (pemain saxophone) dan Indro Purnomo (sound engineer). Mitra yang sempat kritis akhirnya berhasil diselamatkan.

Menanggapi dakwaan ini, kuasa hukum terdakwa Yusron Marzuki langsung mengajukan eksepsi atau nota keberatannya. Ia pun mengajukan eksepsi pada agenda sidang berikutnya.

"Kami akan mengajukan eksepsi atau nota keberatan yang mulia," ungkapnya.

3 Personel Band Tewas Seusai Tenggak Miras Racikan Bartender Bar Hotel Bintang Lima di Surabaya
3 Personel Band Tewas Seusai Tenggak Miras Racikan Bartender Bar Hotel Bintang Lima di Surabaya

Tiga personel band tewas seusai menenggak minuman keras (miras) di hotel bintang lima di Surabaya. Seorang lainnya dilaporkan masih dirawat di ICU.

Baca Selengkapnya
3 Personel Band Tewas Seusai Tenggak Miras Racikan, Bartender Vasa Hotel Dijerat Pasal Pembunuhan
3 Personel Band Tewas Seusai Tenggak Miras Racikan, Bartender Vasa Hotel Dijerat Pasal Pembunuhan

Racik minuman sang bartender yakni etanol 100 ml, ditambah miras sebanyak 375 ml, lalu dicampur juice 150-200 ml dan diberi es batu.

Baca Selengkapnya
Personel Band Korban Keracunan Miras Gugat Vasa Hotel Rp480 Juta
Personel Band Korban Keracunan Miras Gugat Vasa Hotel Rp480 Juta

Gugatan itu telah didaftarkan ke Pengadilan Negeri Surabaya.

Baca Selengkapnya
Kamu sudah membaca beberapa halaman,Berikut rekomendasi
video untuk kamu.
SWIPE UP
Untuk melanjutkan membaca.
Pengakuan Pelaku Pembunuhan Gadis 16 Tahun Yang Dicekoki Narkoba di Hotel Senopati
Pengakuan Pelaku Pembunuhan Gadis 16 Tahun Yang Dicekoki Narkoba di Hotel Senopati

Pelaku juga menyatakan bahwa pertemuannya dengan korban meninggal inisial AF di hotel Senopati tersebut merupakan pertemuannya yang pertama.

Baca Selengkapnya
Tersangka Baru Kasus Wanita dalam Koper Ternyata Adik Kandung Pelaku
Tersangka Baru Kasus Wanita dalam Koper Ternyata Adik Kandung Pelaku

Polisi menetapkan tersangka baru dalam kasus pembunuhan wanita RM (50) di salah satu hotel di Bandung, Jawa Barat.

Baca Selengkapnya
Gus Miftah dan Dico Ganinduto Gaet Suara Bu Nyai dan Nawaning Hafidzah se-Jateng Dukung Prabowo-Gibran
Gus Miftah dan Dico Ganinduto Gaet Suara Bu Nyai dan Nawaning Hafidzah se-Jateng Dukung Prabowo-Gibran

Gus Miftah menyampaikan keterlibatan Bu Nyai dan Nawaning dalam pilpres 2024 ini mempunyai peran yang sangat penting untuk menggaet suara kalangan santri.

Baca Selengkapnya
Malapetaka Siswi SMK Jadi Korban Pemerkosaan Usai Berkenalan dengan Anggota TNI
Malapetaka Siswi SMK Jadi Korban Pemerkosaan Usai Berkenalan dengan Anggota TNI

Awalnya korban diajak pelaku ke hotel dengan alasan untuk berganti pakaian.

Baca Selengkapnya
Polisi Ungkap Hubungan Pelaku dan Mayat Perempuan Dalam Koper, Sempat Datangi Hotel di Bandung
Polisi Ungkap Hubungan Pelaku dan Mayat Perempuan Dalam Koper, Sempat Datangi Hotel di Bandung

Penemuan mayat dalam koper menggegerkan warga Kalimalang, Bekasi

Baca Selengkapnya
Di Hotel Ini Tamu Bakal Dibayar Jika Turun Hujan Saat Liburan
Di Hotel Ini Tamu Bakal Dibayar Jika Turun Hujan Saat Liburan

Di Hotel Ini Tamu Bakal Dibayar Jika Turun Hujan Saat Liburan

Baca Selengkapnya