Sidak ke Terminal Solo, Petugas Cek Kelaikan Makanan yang Dijual Pedagang

Selasa, 4 Mei 2021 23:03 Reporter : Arie Sunaryo
Sidak ke Terminal Solo, Petugas Cek Kelaikan Makanan yang Dijual Pedagang Petugas mengecek kelaikan makanan yang dijual pedagang di terminal Solo. ©2021 Merdeka.com

Merdeka.com - Balai Besar Teknik Kesehatan Lingkungan dan Pengendalian Penyakit (BBTKLPP) Yogyakarta mengecek kelaikan makanan yang dijajakan di Terminal Tirtonadi Solo, Selasa (4/5). Pengecekan dilakukan untuk memastikan calon penumpang bus yang melonjak menjelang hari raya Idul Fitri 1442 Hijriyah tidak mengkonsumsi makanan berbahaya.

"Memang setiap tahun kami ada kajian surveillance (pengawasan) faktor risiko penyakit untuk arus mudik dan arus balik Lebaran. Kami melakukan di awal puasa, dan seminggu sebelum Lebaran," ujar Subkoordinator Lingkungan Fisik Kimia Bidang Analisa Dampak Kesehatan BBTKLPP Yogyakarta Tri Setyo Winaryanto.

Menurut Setyo, kegiatan tersebut sebagai bagian dari peningkatan kualitas makanan yang dijual oleh pedagang di lingkungan Terminal Tirtonadi Solo. Pada pengambilan sampel yang pertama beberapa waktu lalu, dikatakannya, masih ditemukan kandungan bakteri yang ada di alat makan pedagang.

"Untuk pengambilan sampel yang pertama, hasil laboratorium kami buat dalam bentuk laporan. Selanjutnya kami melakukan pertemuan untuk sosialisasi kepada para pedagang," terangnya.

Atas temuan itu, pihaknya memberikan rekomendasi kepada para pedagang agar meningkatkan kualitas kebersihan. Terutama di tempat pengolahan makanan termasuk alat makan yang digunakan.

"Ada beberapa rekomendasi yang kami sampaikan. Di antaranya mencuci alat makan di air mengalir, menggunakan sabun cuci, dan memastikan pengeringannya," katanya.

Ia menambahkan, yang tidak kalah penting adalah penggunaan kain lap. "Jangan satu hari satu kain lap, seharusnya lebih sering diganti karena bakteri bisa juga berasal dari kain lap tersebut," tandasnya.

Sedangkan pengambilan sampel kali ini merupakan tindak lanjut dari pengambilan sampel pertama. Tujuannya untuk mengetahui apakah pedagang tersebut sudah meningkatkan kualitas pengolahan makan dan alat makan mereka.

"Kalau hari ini masih tidak bagus karena ditemukan bakteri maka (hasil tersebut) diberikan ke pengelola terminal agar melakukan koordinasi dan edukasi kepada para pedagang," jelasnya.

Sanitarian BBTKLPP Yogyakarta Atikah Mulyawati menyampaikan, hasil dari inspeksi kesehatan lingkungan sebenarnya kualitas lingkungan lima warung makan di Terminal Tirtonadi ini sudah bagus.

"Kalau kita lihat dari kriterianya memenuhi syarat, mulai dari faktor risiko perilaku mereka, sanitasi warung, fasilitas, sarana dan prasarana, penyediaan air, dan faktor risiko penyakitnya rendah. Tapi ada hasil yang menunjukkan positif bakteri di alat makanan," ucapnya.

Atikah menegaskan, meski tidak banyak dan tidak secara langsung menimbulkan penyakit, namun selama hasilnya masih positif, maka keberadaan kuman masih terdeteksi.

"Ini sebagai peringatan awal bahwa itu ada kuman, kalau syaratnya nol (kuman)," pungkas dia. [cob]

Topik berita Terkait:
  1. tag
  2. Sidak Makanan
  3. Surakarta
Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini