Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Seskab minta polisi tindak tegas pembakar gedung DPRD Gowa

Seskab minta polisi tindak tegas pembakar gedung DPRD Gowa Menteri Sekretaris Kabinet Pramono Anung Wibowo. ©2015 merdeka.com/dwi narwoko

Merdeka.com - Gedung Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Gowa, Sulawesi Selatan (Sulsel), dibakar demonstran yang mengatasnamakan keluarga dan masyarakat pendukung Kerajaan Gowa, Senin (26/9). Akibatnya DPRD mengalami kerugian mencapai Rp 6 miliar.

Menanggapi aksi tersebut, Sekretaris Kabinet Pramono Anung menegaskan siapa pun yang melakukan perusakan fasilitas negara harus ditindak tegas.

"Apa pun terhadap orang yang melakukan tindakan kekerasan, pembakaran dan sejenisnya tentunya aparat hukum dalam hal ini polisi harus melakukan tindakan, karena tidak boleh properti atau pun fasilitas government pemerintah itu dirusak oleh siapa pun," ujar Pramono di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta Pusat, Selasa (27/9).

Mantan Sekretaris Jenderal DPP PDIP ini meminta polisi segara mengusut tuntas kasus tersebut.

"Polisi harus mengambil sikap tegas untuk itu," tegasnya.

Sebelumnya diberitakan, massa pendukung Raja Gowa yang tergabung dalam Keluarga dan Masyarakat Peduli Kerajaan Gowa mengamuk di depan gedung DPRD Gowa, Jalan Syech Yusuf, Kabupaten Gowa, Sulawesi Selatan, Senin (26/9). Mereka menuntut Perda Lembaga Adat Daerah (LAD) dicabut hingga berujung pembakaran Gedung DPRD Gowa.

Aksi massa dimulai pukul 13.00 WITA. Para legislator dan pegawai akhirnya berhamburan menyelamatkan diri. Awalnya mereka berunjuk depan gedung DPRD Gowa. Tidak lama berselang, puluhan massa merangsek masuk dan langsung membakar gedung. (mdk/cob)

Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP