Server Diserang Virus, Ujian Nasional di SMAN 4 Medan Ditunda

Senin, 1 April 2019 19:32 Reporter : Yan Muhardiansyah
Server Diserang Virus, Ujian Nasional di SMAN 4 Medan Ditunda Pelaksanaan UNBK SMK Di Jakarta. ©Liputan6.com/Arya Manggala

Merdeka.com - Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK) di SMA Negeri 4 Medan, Jalan Gelas, Medan, pada hari pertama, Senin (1/4), mendapat hambatan. Server untuk kegiatan itu diduga diserang virus sehingga menyebabkan ujian untuk sebagian besar siswa terpaksa ditunda.

"Server komputer kita bermasalah tadi. Begitu jalan sesi pertama, tiba-tiba kena virus begitu, jadi kena masalah," kata Ramli, Kepala SMA Negeri 4 Medan.

Awalnya ujian berlangsung normal. Namun tiba-tiba satu per satu komputer yang digunakan siswa tiba-tiba log out dari sistem.

"Tampaknya begitu (semua komputer kena virus), servernya yang kena ini. Tiba-tiba kena satu, satu, satu, ya terus satu ruangan begitu, tiba-tiba log out-log out begitu," jelas Ramli.

Meski server untuk ujian itu bermasalah pada sesi pertama, UNBK coba dilanjutkan. Sebagian siswa yang ujian pada sesi kedua dapat mengikuti ujian, namun yang lain juga menghadapi masalah.

Ramli menjelaskan, terdapat 535 siswa SMA Negeri 4 Medan yang dijadwalkan mengikuti UNBK hari ini. Mereka dibagi dalam 3 sesi. Setiap sesi menggunakan 5 ruangan.

Pada sesi pertama, seluruh siswa gagal ujian di hari pertama. Pada sesi kedua, siswa gagal ujian di 3 ruangan. Sementara sesi ketiga masih berjalan hingga petang. "Mungkin ada juga gejala," sebut Ramli.

Untuk mengatasi masalah ini, pihak SMA Negeri 4 Medan telah melapor ke pihak Dinas Pendidikan Sumut. Teknisi sudah datang untuk melakukan perbaikan. "Jadi kita panggil teknisi dari provinsi. InsyaAllah besok sudah bisa. Kita kerja sampai malam," jelas Ramli.

Siswa yang ujiannya tertunda direncanakan mengikuti ujian susulan yang rencananya akan digelar 15 April mendatang. Para siswa itu sudah dipanggil dan diberi pengertian. Mereka diminta bersabar dan bersiap menghadapi ujian susulan.

"Karena ini kan masalah, berbeda dengan UNKP (Ujian Nasional Kertas Pensil), kalau ada masalah kita bisa fotokopi atau kita cetak. Kalau ini kan server, ada ahlinya untuk itu," sebut Ramli.

Seperti diberitakan, 146.888 siswa ‎Sekolah Menengah Atas (SMA) sederajat di Sumut mulai mengikuti UN Tahun Ajaran 2018/2019, Senin (1/4). Sekitar 97 persen di antaranya ujian menggunakan komputer. Pada hari pertama ini mereka diuji dengan soal Bahasa Indonesia. [rnd]

Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini