Senjata Laras Licin Brimob Ikut Dirampok saat Demo 22 Mei

Sabtu, 1 Juni 2019 17:32 Reporter : Ronald
Senjata Laras Licin Brimob Ikut Dirampok saat Demo 22 Mei Polisi tangkap demonstran di Petamburan. ©2019 Liputan6.com/Faizal Fanani

Merdeka.com - Kapolres Metro Jakarta Barat Kombes Hengki Haryadi mengatakan, hingga kini pihaknya masih melakukan pencarian terhadap para pelaku pembakaran dan pencurian senjata milik Brimob. Salah satunya yang dibawa para pelaku adalah senjata laras licin.

"Ada beberapa seperti senjata laras licin dan sebagainya (yang dicuri)," katanya saat dikonfirmasi, Sabtu (1/6).

Saat ini, polisi baru meringkus empat terduga pelaku atas aksi itu. Kata Hengki, pihaknya juga mendalami asal-muasal senjata yang mereka pakai untuk menyerang aparat seperti senjata tajam, benda keras, benda tumpul, bom molotov hingga anak panah yang dilumuri racun ujungnya.

Lebih lanjut, Hengki meyakini kalau para perusuh ini memang berniat melakukan penyerangan dan perusakan. Hal ini dilihat dari aksi mereka pada pukul 02.00 WIB, dini hari.

"Ya mereka mulai gerakannya itu pada pukul 02.00 WIB dini hari dan sudah mempersiapkan alat-alat untuk melakukan penyerangan. Mereka melakukan perlawanan terhadap petugas dan sasarannya sudah jelas bahwa ini adalah petugas termasuk properti milik kepolisian dan juga asrama," katanya.

Sebelumnya, jajaran Reskrim Polres Metro Jakarta Barat menangkap empat orang yang diduga melakukan pembakaran terhadap bus dan juga pencurian properti Brimob di depan Wisma BCA, Slipi, Jakarta Barat, pada aksi 21 Mei lalu. Empat pelaku hingga kini masih melakukan pemeriksaan.

Kapolres Metro Jakarta Barat Kombes Pol Hengki Haryadi enggan merincikan inisial para pelaku. Menurutnya, pihaknya sudah melakukan rekontruksi terhadap keempat tersangka.

"Sore kemarin kita lakukan rekonstruksi untuk mengetahui Peran masing-masing di mana posisi apa yang dilakukan dan sebagainya," kata Hengki saat dikonfirmasi, Sabtu (1/6).

Lebih lanjut dirinya pun belum bisa sampaikan kepada awak media terkait rekontruksi yang dilakukan. Sebab, ia berkilah kalau saat ini masih mengembangkan kasus ini untuk buru para pelaku lainnya.

"Yang 4 tadi ditangkap di Jakarta kita sedang mendalami karena ini sebagian besar dari luar tapi ada juga yang dari Jakarta sementara kita tangkap yang Jakarta untuk tahu indikasinya bagaimana," ujarnya. [rnd]

Komentar Pembaca

Merdeka.com sangat menghargai pendapat Anda. Bijaksana dan etislah dalam menyampaikan opini. Pendapat sepenuhnya tanggung jawab Anda sesuai UU ITE.

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini